Dari Kesayangan Wall Street Menjadi Anak Terbuang, Saham Perusahaan Tiongkok di AS Sedang Mengalami Delisting Massal

  • Pernah suatu masa, modal Amerika Serikat dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok saling berkaitan erat dan saling menguntungkan. Wall Street kala itu sangat menggemari saham-saham perusahaan Tiongkok atau yang dikenal dengan sebutan China Concept Stocks. Namun masa kejayaan itu kini telah berlalu. 
  • Seiring dengan merosotnya ekonomi Tiongkok secara drastis dan meningkatnya krisis kepercayaan Amerika terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok, ditambah tekanan regulasi yang semakin ketat dari pemerintahan Trump, era keemasan saham-saham Tiongkok di Wall Street kini resmi berakhir.

EtIndonesia. Berdasarkan data dari penyedia informasi keuangan Tiongkok Wind, sejak tahun 2019, lebih dari 80 perusahaan Tiongkok telah delisting dari bursa saham AS. Saat ini, hanya sekitar 275 saham Tiongkok yang masih terdaftar, dengan total kapitalisasi pasar yang hanya menyumbang kurang dari 2% dari total kapitalisasi pasar NYSE dan Nasdaq.

Pada tahun 2024, sempat terjadi sedikit pemulihan IPO saham Tiongkok di pasar AS, namun sebagian besar berasal dari perusahaan kecil yang spekulatif dan berisiko tinggi. Rata-rata dana yang berhasil dihimpun hanya sekitar US$700.000, bahkan beberapa di antaranya tidak memenuhi syarat dasar untuk tetap terdaftar di bursa saham.

Sejak Zeekr Auto melakukan IPO di NYSE pada Mei 2025, belum ada lagi saham Tiongkok yang masuk bursa NYSE — sebuah sinyal bahwa euforia ini benar-benar telah padam. Para pelaku industri mengakui, delisting total saham Tiongkok dari AS tinggal menunggu waktu.

Saat Alibaba melakukan IPO di tahun 2014, perusahaan ini begitu dipuja. Kini, nasib telah berbalik. Alibaba menjadi satu-satunya pemain besar yang tersisa di NYSE, sementara perusahaan-perusahaan Tiongkok lainnya seperti China Mobile, China Eastern Airlines, dan PetroChina sudah lama menghilang dari bursa Amerika.

Bahkan sebelum Trump memulai masa jabatan keduanya, pemerintah AS telah meluncurkan kebijakan blokade finansial terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok. 

Ketua Komite DPR AS untuk Partai Komunis Tiongkok  dari Partai Republik, anggota kongres John Moolenaar, secara keras mengkritik hubungan dekat antara perusahaan Tiongkok dan Partai Komunis Tiongkok (PKT). Ia menuduh mereka tidak hanya mencuri rahasia dagang AS, tetapi juga terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia. Ia bahkan mendesak Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk memaksa seluruh saham Tiongkok keluar dari pasar AS. Sejak tahun 2023, berbagai negara bagian di AS mulai memberlakukan undang-undang yang mewajibkan dana pensiun lokal menarik investasinya dari saham-saham Tiongkok.

Alasan lain Wall Street menjauh dari saham Tiongkok adalah karena manipulasi dan penipuan yang sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok, yang membuat investor rentan rugi. 

Salah satu kasus paling terkenal adalah Luckin Coffee, yang terbukti melakukan rekayasa laporan keuangan kurang dari setahun setelah IPO dan kemudian dipaksa delisting oleh SEC. Meski Tiongkok dan AS sempat menandatangani perjanjian audit terbatas, hal itu tetap tak mampu menghentikan gelombang delisting.

Yang lebih mencengangkan, menurut pengakuan orang dalam, beberapa perusahaan kecil asal Tiongkok bahkan menyewa orang Amerika untuk membuka akun saham, lalu menggunakan pihak ketiga untuk mengendalikan transaksi. Setelah harga saham dipompa naik, mereka menjual sahamnya dan kabur, menyebabkan harga anjlok — sebuah aksi terang-terangan “menebas rumput Amerika”.

Kini, hanya sekitar 10 saham Tiongkok yang masih memenuhi syarat masuk indeks S&P 500. Tanah subur yang dulu penuh harapan itu kini berubah menjadi gurun. (Hui/asr)

Laporan Gabungan NTDTV

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine