Berapa Banyak Uang yang Harus Disimpan Sebelum Usia 50? Ini Kata Para Ahli Keuangan

EtIndonesia. Bagi banyak warga Amerika, menyadari bahwa tabungan pensiun tidak mencukupi saat mendekati usia pensiun menjadi sumber kecemasan yang besar. Lantas, berapa banyak uang yang sebaiknya sudah disimpan sebelum usia 50 tahun untuk bisa menjalani masa pensiun yang nyaman dan bebas kekhawatiran? Dan jika ternyata belum mencukupi, adakah strategi untuk mengejar ketertinggalan itu?

Lebih dari Separuh Generasi X Belum Mencapai Target Tabungan

Menurut hasil riset yang ditugaskan oleh perusahaan asuransi jiwa Northwestern Mutual, lebih dari setengah anggota Generasi X (usia 45–60 tahun) menyatakan bahwa tabungan pensiun mereka tidak melebihi tiga kali penghasilan tahunan saat ini.

Angka ini jauh di bawah standar yang ditetapkan oleh Fidelity Investments, salah satu penyedia program pensiun terbesar di Amerika Serikat. Fidelity menyarankan bahwa jika Anda berencana pensiun pada usia 67 tahun, maka pada usia 50, Anda sebaiknya sudah menabung sebesar enam kali penghasilan tahunan Anda saat ini.

Namun, menurut laporan CNBC, tidak semua pakar keuangan sepakat dengan standar tersebut.

Tidak Ada Angka Ajaib, Tapi Ada Strategi Realistis

Nathan Sebesta, perencana keuangan sekaligus pemilik Access Wealth Strategies di New Mexico, menyatakan bahwa tidak ada angka ajaib yang berlaku untuk semua orang terkait tabungan pensiun.

Menurutnya, jumlah tabungan yang dibutuhkan sangat tergantung pada dua faktor utama:

1. Berapa banyak pengeluaran yang direncanakan setelah pensiun, dan

2. Kapan seseorang akan mulai pensiun.

Misalnya, seseorang yang berencana pensiun di usia yang lebih tua, menjalani hidup sederhana, dan tinggal di wilayah berbiaya hidup rendah, mungkin tidak membutuhkan dana sebanyak yang disarankan oleh Fidelity.

Sebuah analisis dari GOBankingRates awal tahun ini menunjukkan bahwa jumlah tabungan pensiun yang dibutuhkan bisa berbeda hingga 1,49 juta dolar tergantung dari negara bagian tempat tinggal.

Cara Menghitung Kebutuhan Pensiun: Mulai dari Akhir

Sebesta menyarankan untuk menggunakan pendekatan terbalik dalam menghitung kebutuhan pensiun. Caranya:

1. Tentukan berapa penghasilan tahunan yang Anda inginkan saat pensiun.

2. Hitung berapa tahun penghasilan itu harus Anda nikmati.

3. Kalikan jumlahnya, lalu sesuaikan dengan inflasi.

4. Dari situ, Anda bisa menghitung berapa yang perlu Anda simpan setiap tahun, serta berapa persen investasi Anda harus tumbuh agar mencapai target.

Jika Anda menemukan bahwa posisi keuangan Anda masih jauh dari target, jangan panik. Masih ada strategi penyelamatan yang bisa dilakukan.

“Jangan panik,” kata Sebesta. “Mulailah dari posisi Anda saat ini, dan lakukan sesegera mungkin.”

Strategi Tambahan untuk Mengejar Ketertinggalan

1. Menunda Pengambilan Manfaat Jaminan Sosial

Meski manfaat Jaminan Sosial bisa mulai diambil sejak usia 62 tahun, namun hal itu akan mengurangi jumlah manfaat total yang Anda terima seumur hidup.

Sebesta menyarankan, jika memungkinkan, tunda pengambilan hingga usia 67 atau bahkan 70 tahun, karena setiap tahun Anda menunda, jumlah manfaat bulanan akan bertambah sekitar 8%.

Artinya, jika Anda lahir setelah tahun 1960 dan menunda hingga usia 70, manfaat pensiun Anda bisa 24% lebih tinggi dibanding jika diambil pada usia 67.

2. Manfaatkan Kontribusi Tambahan (Catch-up Contributions)

Setelah usia 50, IRS (otoritas pajak AS) mengizinkan Anda untuk menyetor lebih banyak ke akun pensiun Anda melalui “kontribusi tambahan.”

·        Untuk rencana pensiun di tempat kerja seperti 401(k) atau 403(b), Anda bisa menyetor hingga 23.500 dolar, plus tambahan 7.500 dolar, jadi totalnya bisa mencapai 31.000 dolar pada tahun 2025.

·        Untuk akun pensiun individu (IRA), batas setoran adalah 7.000 dolar, dan orang usia 50 tahun ke atas dapat menyetor tambahan 1.000 dolar.

Sebesta menekankan bahwa kontribusi tambahan ini tidak hanya meningkatkan tabungan pensiun, tetapi juga membantu mengurangi pendapatan kena pajak, yang sangat berguna bagi orang berpenghasilan tinggi di usia 50–60 tahun.

Namun, dia juga mengingatkan bahwa tidak semua orang mampu memanfaatkan fitur ini. Jika selama bertahun-tahun tidak rutin menabung atau kondisi keuangan sedang ketat, mungkin sulit untuk menyisihkan dana tambahan sebesar itu.

3. Turunkan Gaya Hidup

Ini bukan pilihan favorit, tapi jika tabungan pensiun jauh dari memadai dan masih ada utang besar, Sebesta menyarankan untuk mulai menyesuaikan gaya hidup dengan kemungkinan keuangan masa depan.

“Kalau Anda masih punya waktu 10–15 tahun sebelum pensiun, fokuskan dulu pada pelunasan utang dan rencanakan hidup dengan biaya yang lebih rendah,” katanya.

Ini bisa berarti:

·        Mengurangi pengeluaran sehari-hari,

·        Hidup lebih hemat,

·        Atau bahkan pindah ke daerah dengan biaya hidup lebih terjangkau.

4. Pertimbangkan Tetap Bekerja Setelah Usia Pensiun

Sebagai upaya terakhir, melanjutkan pekerjaan setelah usia pensiun bisa jadi pilihan—meski bukan pilihan yang menyenangkan.

“Tidak ada yang suka dengan pilihan ini,” ujar Sebesta.  “Tapi kalau seseorang benar-benar menunda menabung hingga terlambat, dan tidak bisa menutupi kekurangannya, ini mungkin satu-satunya jalan realistis yang mereka miliki.”

Kesimpulan

Setiap orang memiliki kondisi keuangan dan tujuan pensiun yang berbeda. Meski tidak ada angka mutlak tentang berapa yang harus ditabung sebelum usia 50, para ahli sepakat bahwa semakin dini seseorang merencanakan dan menyisihkan dana pensiun, semakin besar peluang untuk hidup nyaman di masa tua.

Jadi, jika Anda belum mulai, mulailah sekarang. Dan jika Anda merasa tertinggal, ingat: masih ada waktu untuk mengejar, asal Anda berkomitmen, realistis, dan konsisten dalam melangkah.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine