IAEA: Fasilitas Nuklir Iran Rusak Parah Akibat Serangan Udara

Pada  Kamis 26 Juni, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa serangan udara oleh Israel dan Amerika Serikat telah memberikan kerusakan sangat parah terhadap fasilitas nuklir Iran. IAEA juga meminta pemerintah Iran untuk mengizinkan para ahli mereka melakukan inspeksi di lapangan. Di saat yang sama, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk pertama kalinya tampil di depan publik dan memberikan pernyataan setelah tercapainya gencatan senjata.

EtIndonesia. Pada Kamis 26 Juni, Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi dalam wawancara dengan media di Paris menyampaikan komentarnya mengenai dampak serangan udara oleh Israel dan AS terhadap program nuklir Iran.

“Apakah benar-benar hancur total, saya tidak tahu. Tapi saya bisa katakan bahwa semua orang setuju akan hal ini—kerusakannya sangat, sangat, sangat besar,” katanya. 

Grossi menjelaskan bahwa serangan tersebut menarget tiga fasilitas nuklir utama Iran—Natanz, Isfahan, dan Fordow—yang merupakan lokasi pusat untuk kegiatan pengayaan dan konversi uranium. Serangan itu telah sangat memukul program nuklir Iran.

Ia juga menyampaikan bahwa ia telah menghubungi Menteri Luar Negeri Iran untuk membuka jalur negosiasi guna melakukan inspeksi, namun hingga kini belum mendapat tanggapan dari pihak Iran.

Pada hari yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menulis di platform media sosial X bahwa Israel akan terus bekerja sama dengan Presiden AS Donald Trump untuk menjaga perdamaian dunia.

Dalam unggahannya, Netanyahu menulis: “Terima kasih atas dukungan besar Anda kepada Israel dan rakyat Yahudi. Kami akan terus bekerja sama untuk mengalahkan musuh bersama, membebaskan para sandera, dan memperluas wilayah perdamaian dengan cepat.”

Sehari sebelumnya, Presiden Trump memposting di Truth Social menyatakan dukungannya terhadap Netanyahu. Ia bahkan menyerukan agar Israel membatalkan pengadilan atas tuduhan korupsi terhadap Netanyahu, atau memberikan pengampunan kepada “pahlawan besar yang telah berjasa luar biasa ini.”

Trump menulis: “Saya sangat terkejut mengetahui bahwa di bawah kepemimpinan Netanyahu yang kuat, Israel—yang baru saja mengalami salah satu momen terbesarnya dalam sejarah—masih terus melanjutkan perburuan hukum yang konyol terhadap perdana menteri masa perang mereka yang hebat ini.”

Pada Kamis itu juga, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei tampil untuk pertama kalinya di depan publik sejak gencatan senjata Iran-Israel diumumkan. Ia menyatakan bahwa Iran telah meraih kemenangan dalam perang 12 hari dengan Israel.

Khamenei mengatakan: “Mereka (Amerika) menyerang fasilitas nuklir kami. Ini saja sudah layak untuk dibawa ke pengadilan internasional. Tapi mereka sebenarnya tidak mencapai hasil besar apa pun.”

Ia juga memperingatkan bahwa setelah diumumkannya gencatan senjata, Amerika Serikat dan Israel sebaiknya tidak lagi melancarkan serangan tambahan.

Sehari sebelumnya, Presiden Trump menyatakan kepada wartawan di Den Haag bahwa Amerika Serikat dan Iran akan mengadakan perundingan pekan depan.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan: “Kami bersedia menjalin hubungan damai dengan negara mana pun di dunia. Jadi sangat jelas, semuanya tergantung pada apakah Iran bersedia tidak hanya berkomitmen pada perdamaian, tetapi juga siap untuk bernegosiasi langsung dengan Amerika Serikat, bukan melalui negara ketiga atau keempat. Tapi saya tahu, mungkin tidak ada presiden lain dalam sejarah modern kita yang lebih berkomitmen pada perdamaian dibanding Presiden Trump.” (Hui/asr)

Laporan oleh Zhao Fenghua – Disusun secara komprehensif oleh NTDTV

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine