Polisi Meksiko Temukan Hampir 400 Mayat Terlantar yang ‘Dibuang Sembarangan’ di Sekitar Krematorium Pribadi

EtIndonesia. Pihak berwenang di Meksiko utara menemukan lebih dari 300 mayat yang dibuang di lantai krematorium pribadi pada hari Minggu (30/6), dengan alasan pengabaian semata sebagai penyebab utama penemuan mengerikan itu.

“Secara awal kami menemukan 381 mayat yang dibuang secara tidak teratur di krematorium, yang tidak dikremasi,” Eloy Garcia, koordinator komunikasi kantor kejaksaan negara bagian Chihuahua, mengatakan kepada AFP.

Garcia mengatakan bahwa mayat-mayat itu “ditumpuk” satu sama lain secara acak melalui berbagai ruangan tanpa sistem atau tata tertib yang jelas di gedung yang menampung krematorium di Ciudad Juarez, yang berjarak lebih dari 10 mil di selatan El Paso, Texas.

Dia menambahkan bahwa mayat-mayat itu sebagian besar “dibuang begitu saja, sembarangan, satu di atas yang lain, di lantai.”

Yang lebih aneh lagi, semua jenazah dibalsem seperti yang biasanya dilakukan untuk pemakaman atau pengangkutan jarak jauh. Pihak berwenang memperkirakan beberapa jenazah telah terbaring di sana hingga dua tahun.

Kerabat korban yang diinterogasi diberi “materi lain” sebagai pengganti abu, kata Garcia. Tidak jelas apa sebenarnya barang-barang itu.

Pihak berwenang tidak menyebutkan apakah jenazah yang disemayamkan itu milik korban kekerasan kriminal.

Garcia menduga bahwa “kecerobohan dan tidak bertanggung jawab” pemilik krematorium disebabkan oleh meremehkan “kapasitas kremasi harian” mereka.

“Anda tidak dapat menerima lebih banyak dari yang dapat Anda proses,” kata Garcia.

Beberapa staf krematorium telah meninggalkan tempat itu jauh sebelum lokasi itu digerebek. Seorang administrator bahkan telah menyerahkan diri kepada jaksa penuntut.

Meksiko telah lama berjuang untuk mempertahankan upaya forensiknya karena sistemnya terhambat oleh tingginya jumlah jenazah yang perlu diproses, kurangnya pekerja, dan pembatasan anggaran yang ketat.

Banyak dari tumpukan mayat ini berasal dari kelompok kriminal terorganisir yang meneror negara bagian di Meksiko.

Baru hari ini, 20 orang tewas, termasuk lima orang yang dipenggal dan empat orang tergantung di jembatan jalan raya dengan kaki mereka, ditemukan di negara bagian Sinaloa.

Pada awal Maret, sembilan mahasiswa yang sedang berlibur di Oaxaca ditemukan terpotong-potong di pinggir jalan raya dengan sepuluh pasang tangan tergeletak di dekatnya. Pihak berwenang kemudian menyimpulkan bahwa kelompok itu kemungkinan telah dipancing ke lokasi tersebut oleh seorang pemimpin geng, yang juga ditemukan tewas di lokasi terpisah.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine