Kebakaran Hutan di Prancis Menyebar dengan Kecepatan 1,2 Km per Menit, Membahayakan Marseille

EtIndonesia. Kebakaran hutan di Prancis selatan pada hari Selasa (8/7) mengancam Marseille, kota terbesar kedua di negara itu, yang memaksa bandaranya ditutup dan mengganggu lalu lintas kereta api.

Meskipun telah berupaya keras, api tidak dapat dipadamkan, kata menteri dalam negeri negara Eropa itu, Bruno Retailleau.

Kebakaran menyebar karena kecepatan angin yang tinggi dan tumbuhan yang kering setelah gelombang panas, kata petugas pemadam kebakaran, seraya menambahkan bahwa kebakaran telah menyebar ke area seluas 1.730 hektar.

Kebakaran, yang bermula dari sebuah kendaraan di daerah Pennes-Mirabeau, utara Marseille, menyebabkan gumpalan asap tajam mengepul ke langit, menyebabkan bandara menutup landasan pacunya tak lama setelah tengah hari. 54 penerbangan harus dibatalkan dan 14 dialihkan.

Lalu lintas kereta api juga sangat terdampak, dengan lebih dari selusin kereta membatalkan perjalanan mereka masuk dan keluar kota.

Menteri tersebut mengatakan 400 orang telah dievakuasi dan 63 rumah mengalami kerusakan. Setidaknya 100 orang terluka.

Wali Kota Marseille, Benoit Payan memperingatkan warga di X bahwa api sudah di ambang pintu kota. Dia juga memperingatkan mereka agar tidak memadati jalan dalam upaya melarikan diri dari kota, dan memberi jalan bagi tim penyelamat dan pemadam kebakaran.

Retailleau mengatakan sekitar 800 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang berkobar “sepanjang malam”.

Wali Kota Payan mengatakan bahwa batalion pemadam kebakaran melancarkan apa yang ia sebut sebagai “perang gerilya, dengan selang di tangan”, BBC melaporkan.

Kecepatan puncak penyebaran api adalah 1,2 km per menit. Hembusan angin, vegetasi yang lebat, dan lereng yang curam memperburuk situasi yang sudah rapuh.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang sedang dalam kunjungan kenegaraan ke Inggris, mengimbau warga untuk mengikuti instruksi keselamatan.

Julien Coffinier, presiden bandara, mengatakan dia “belum pernah mengalami situasi sebesar ini”.

Seorang warga kota menggambarkan kebakaran tersebut sebagai “sangat dahsyat dan apokaliptik”.

Sementara itu, kebakaran hutan lainnya, yang menyebar dengan kecepatan 60 km per jam, telah menghanguskan 2.000 hektar lahan di Narbonne. Lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran dari seluruh negeri berupaya memadamkannya.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine