Latihan Militer Berturut-turut di Indo-Pasifik untuk Menangkal PKT, Presiden Taiwan Lai Ching-te Dikabarkan Akan Transit di AS

Latihan militer gabungan “Exercise Talisman Sabre 2025” yang dipimpin oleh Australia dan Amerika Serikat secara resmi dimulai pada Senin (14 Juli). Secara bersamaan, latihan militer besar “Resolute Force Pacific” yang dipimpin oleh Angkatan Udara AS, serta latihan tahunan Taiwan “Han Kuang ke-41” juga sedang berlangsung. Banyak pihak menilai, rangkaian latihan militer di kawasan Indo-Pasifik ini merupakan bentuk pencegahan dan peringatan keras terhadap Partai Komunis Tiongkok (PKT) agar tidak bertindak gegabah.

EtIndonesia. Tahun ini, latihan perang gabungan  “Talisman Sabre” untuk pertama kalinya diadakan di luar wilayah Australia, dengan cakupan geografis yang diperluas hingga ke Papua Nugini.

Latihan ini mencakup kesiapan tempur, pendaratan amfibi, pertempuran darat-laut-udara, latihan pertahanan siber, dan operasi luar angkasa, dengan tujuan memperkuat upaya penangkalan terhadap ekspansi militer PKT di kawasan Indo-Pasifik.

 “Partisipasi negara-negara bukan hanya demi meningkatkan kemampuan tempur masing-masing, seperti Australia, tapi mereka juga menyadari bahwa — kita akan menjadi lebih kuat jika bertempur bersama para mitra,” kata wakil Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Australia, Laksamana Madya David Johnston. 

Secara bersamaan, latihan militer “Resolute Force Pacific” yang dipimpin oleh Angkatan Udara AS juga tengah berlangsung. Latihan ini mensimulasikan skenario perang dengan PKT. Di Taiwan, latihan tahunan “Han Kuang” juga dilakukan untuk mensimulasikan skenario pertahanan dari invasi asing.

Selama berlangsungnya berbagai latihan militer besar di kawasan Pasifik, kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72), yang baru kembali ke pelabuhan asalnya di California tujuh bulan lalu, kembali menerima perintah keberangkatan darurat dari Komando Penerbangan Angkatan Laut Pasifik (COMNAVAIRPAC) bulan lalu. Baru-baru ini, kapal induk tersebut mengisi ulang bahan bakar jet jenis JP-5 sebanyak 1,7 juta galon sebagai persiapan keberangkatan mendesak.

Menurut laporan, pada Senin (14/7/2025), Presiden Paraguay, Santiago Peña, yang merupakan sekutu diplomatik Taiwan di Amerika Selatan, mengumumkan bahwa Presiden Republik Tiongkok (Taiwan) Lai Ching-te akan melakukan kunjungan ke Paraguay pada bulan Agustus. Diberitakan juga bahwa Lai Ching-te kemungkinan akan transit di New York dan Dallas, Texas.

Jika perjalanan ke luar negeri tersebut benar-benar terlaksana, maka ini akan menjadi pertama kalinya Lai Ching-te transit di wilayah utama Amerika Serikat sejak dilantik sebagai presiden. (Hui/asr)

Laporan dari reporter NTDTV Wang Ziyi dan Liu Jiajia, langsung dari Amerika Serikat.

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine