Hujan Deras Lumpuhkan Kereta Bawah Tanah New York, Dua Tewas di New Jersey – Status Darurat Ditetapkan

EtIndonesia. Hujan deras mengguyur Kota New York  pada 14 Juli malam.  Hujan tersebut dengan curah hujan mencapai 2,64 inci (sekitar 6,7 cm) hanya dalam sejam — mencatatkan rekor kedua tertinggi dalam sejarah kota tersebut. 

Hujan deras ini menyebabkan banjir di banyak stasiun dan lorong kereta bawah tanah. Untungnya, air dengan cepat surut dan saat ini layanan kereta telah kembali normal.

Dalam rekaman kejadian terlihat air banjir mengalir deras dari lorong stasiun, pintu masuk, saluran air, hingga celah-celah struktur, seperti air mancur. Air bahkan menggenangi peron dan masuk ke dalam gerbong kereta. Beberapa jalur utama di kawasan pusat Manhattan sempat dihentikan operasinya.

Para pejabat memperingatkan bahwa untuk menyesuaikan infrastruktur tua Kota New York dengan perubahan iklim yang cepat, akan dibutuhkan waktu 30 tahun dan dana sebesar 30 miliar dolar AS. Kota New York telah mengaktifkan langkah-langkah darurat.

Sementara itu, di Negara Bagian New Jersey, dua orang dilaporkan tewas setelah kendaraan mereka tersapu banjir. Ini merupakan insiden paling fatal akibat hujan badai kali ini. Gubernur New Jersey, Phil Murphy, secara resmi menyatakan status darurat bencana. (Hui/asr)

Laporan dari NTD Asia Pasifik

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine