Harga Rumah di 70 Kota Anjlok, Pemerintah Was-was,  Pakar : Keruntuhan Sulit Diselamatkan

Pasar properti Tiongkok terus merosot. Pada  Juni, harga rumah baru di kota-kota besar Tiongkok mencatat penurunan terbesar dalam sembilan bulan terakhir, dengan pertumbuhan negatif selama 19 bulan berturut-turut. 

Situasi di kota tingkat dua dan tiga bahkan lebih parah. Rezim Partai Komunis Tiongkok (PKT) menggelar kembali Konferensi Kerja Perkotaan setelah sepuluh tahun, namun tidak mengumumkan langkah nyata untuk menyelamatkan pasar, sehingga menimbulkan kekecewaan. 

Pada Selasa (15 Juli), saham sektor properti di pasar saham Hong Kong kembali anjlok, menimbulkan kekhawatiran bahwa krisis di sektor properti bisa menyeret ekonomi Tiongkok lebih jauh ke jurang.

EtIndonesia. Data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional PKT pada 15 Juli, pada  Juni tahun ini, harga jual rumah komersial baru di kota-kota tingkat satu turun 0,3% dibanding bulan sebelumnya — penurunan bulanan terbesar sejak Oktober 2024. 

Secara tahunan, harga rumah baru di kota-kota besar turun 1,4%, mengalami penurunan selama 19 bulan berturut-turut sejak Desember 2023. Di kota tingkat dua dan tiga, harga rumah baru masing-masing turun 3,0% dan 4,6% dibanding tahun sebelumnya. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa data sebenarnya mungkin lebih buruk dari yang diumumkan.

Analisis menunjukkan bahwa kebijakan stimulus dari pemerintah terbukti tidak efektif, dan pasar masih tertekan oleh tren penurunan.

“Pasar properti Tiongkok saat ini sedang menuju kehancuran. Di banyak tempat, harga rumah telah turun 50%. Apa artinya ini? Artinya, rumah-rumah milik rakyat Tiongkok kini nilainya sudah lebih kecil dari hutang mereka,” kata pembawa acara program Tianliang Lunzheng, Zhang Tianliang. 

 “Jika dulu saat membeli rumah mereka membayar uang muka 20% hingga 30%, kini uang muka itu sudah hilang seluruhnya,” tambahnya. 

Pada 14–15 Juli, rezim Tiongkok menggelar Konferensi Kerja Perkotaan di Beijing, suatu pertemuan yang sangat jarang terjadi. Ini adalah kelima kalinya pertemuan seperti ini diadakan sejak Partai Komunis merebut kekuasaan, dan yang terakhir diadakan pada tahun 2015.

“Alasan utama diadakannya pertemuan ini kemungkinan besar adalah karena kondisi ekonomi Tiongkok yang semakin memburuk. Mereka mencoba menggunakan pertemuan ini untuk berkoordinasi dengan pejabat daerah dan menetapkan pedoman guna merangsang kembali perekonomian daerah,” ujar profesor studi internasional di Universitas St. Thomas AS, Ye Yaoyuan. 

Dalam pertemuan ini, pihak berwenang menyatakan akan membangun kota-kota yang “nyaman, mudah diakses, dan layak huni”, mempercepat pembentukan “model baru pengembangan real estat”, serta mendorong renovasi desa dalam kota dan rumah tua. Namun, banyak pelaku industri menilai inti dari pertemuan ini tetaplah masalah properti, dan karena tidak ada langkah konkret yang diumumkan, pasar menjadi kecewa.

“Sektor properti sangat penting bagi perekonomian karena menyedot dana rakyat dalam jumlah besar. Tapi sejak kebangkrutan Evergrande dan banyak perusahaan investasi lainnya, seluruh sektor telah mengalami krisis besar,” ujar pengamat independen yang bermukim di AS, Cai Shenkun. 

“Bahkan para pengembang besar di Hong Kong yang dulu sangat berjaya pun kini mengalami krisis utang — termasuk New World Development yang kini tidak mampu membayar hutangnya. Saya percaya banyak perusahaan properti besar lainnya juga akan menghadapi nasib serupa,” lanjutnya. 

Pada 15 Juli, indeks saham pengembang properti Tiongkok di pasar saham Hong Kong turun secara keseluruhan. Saham Agile Group turun hampir 9%, sementara saham Shimao Group, Sunac China, dan R&F Properties masing-masing turun lebih dari 5%.

Pelaku pasar secara umum khawatir bahwa jika keruntuhan pasar properti Tiongkok terus berlanjut, hal itu akan semakin menyeret perekonomian secara keseluruhan. (Hui/asr)

Laporan oleh reporter Tang Rui dan kontributor Luo Ya untuk NTDTV.

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine