Hujan Lebat Ekstrem Melanda Korea Selatan: 18 Tewas, 9 Hilang dan 14 Ribu Orang Mengungsi

Etindonesia. Kementerian Administrasi dan Keamanan Korea Selatan pada Senin (21/7/2025) menyatakan bahwa sebanyak 4 orang lagi ditemukan tewas akibat hujan deras, sehingga total korban meninggal dalam pekan ini mencapai 18 orang, dengan 9 orang lainnya masih hilang. Karena operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, jumlah korban diperkirakan masih bisa berubah.

Menurut laporan Yonhap News Agency, berdasarkan wilayah:

  • Korban tewas:
    • 10 orang di Sancheong, Gyeongsang Selatan
    • 2 orang di Gapyeong, Gyeonggi-do
    • 2 orang di Seosan, Chungcheong Selatan
    • masing-masing 1 orang di Osan dan Pocheon (Gyeonggi-do), Dangjin (Chungcheong Selatan), dan Distrik Buk-gu, Gwangju
  • Korban hilang:
    • 4 orang di Gapyeong
    • 4 orang di Sancheong
    • 1 orang di Distrik Buk-gu, Gwangju

Hujan ekstrem ini juga menyebabkan evakuasi sebanyak 14.166 orang dari 9.887 rumah di 15 provinsi dan kota.

Hingga  20 Juli pukul 18.00, pemerintah menerima 1.999 laporan kerusakan fasilitas publik dan 2.238 laporan kerusakan fasilitas pribadi.

Pemerintah Korea Selatan pada  20 Juli pukul 18.00 menurunkan status peringatan krisis hujan deras dari “parah” menjadi “waspada”, sekaligus mencabut laporan darurat dan laporan awal khusus terkait hujan lebat. Status darurat yang ditetapkan oleh Markas Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat kini telah dicabut, setelah berlangsung sekitar tiga hari.

Sementara itu, Kementerian Pertanian, Pangan dan Pedesaan Korea Selatan menyatakan bahwa hujan lebat telah menyebabkan 870.000 ekor unggas mati dan lebih dari 20.000 hektare lahan pertanian rusak. Salah satu daerah yang paling parah terdampak adalah Boeun, Chungcheong Selatan, di mana para petani melon dan semangka merugi besar karena pedagang enggan membeli semangka yang sudah tergenang air. (Hui/asr)

Sumber ; NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine