Seorang wanita di Timur Laut Tiongkok (provinsi Liaoning) mengalami sebuah kejadian ajaib: seekor ikan kecil yang telah dibekukan selama satu tahun di dalam freezer, setelah dicairkan, hidup kembali. Melihat hal itu, wanita tersebut langsung melepaskannya kembali ke sungai, sambil memuji bahwa “kehidupan itu sungguh ajaib.”
EtIndonesia. Sebuah video yang viral di media sosial Tiongkok baru-baru ini, terlihat sebuah baskom berisi air dan banyak ikan kecil.
Seorang wanita dengan logat Timur Laut menceritakan bahwa tahun lalu ia menangkap beberapa ekor “ikan Liugen” dan satu ekor “ikan laotou (kakek),” lalu membekukannya di freezer selama musim dingin — dan kini ternyata ikannya masih hidup.
Ia berkata: “Sama saja dengan sudah beku setahun, saya tangkapnya musim panas tahun lalu.”
Dalam video, wanita itu menyentuh salah satu ikan kecil berbintik gelap di baskom. Ikan itu bergerak, dan wanita tersebut berseru: “Hidup! Ikan kakek hidup!” Ia lalu mengangkat ikan itu dan meletakkannya di atas jarinya, dan ikan tersebut terlihat menggerakkan ekor dan tubuhnya dengan lincah.
Wanita itu berkata: “Saya harus melepasnya ke alam.” Ia membawa ikan itu ke tepi sungai sambil berkata, “Biarlah ia hidup dengan bahagia,” dan melepaskan ikan itu ke dalam air, yang kemudian berenang dengan lincah — tampak begitu bahagia.
Wanita itu juga menjelaskan bahwa ia menangkap ikan-ikan tersebut menggunakan perangkap dasar tahun lalu, dan dari semua ikan Liugen yang ia simpan, hanya ikan laotou yang hidup kembali. Ia berkata, “Benar-benar keajaiban kehidupan.”
Menurut data publik, ikan yang disebut sebagai “ikan laotou (kakek)” di timur laut Tiongkok, juga dikenal sebagai shan pangtou, sha gu luzi, atau “ikan kebangkitan kembali”, memiliki nama ilmiah Perccottus glehni, termasuk ordo Perciformes. Dalam bahasa Inggris disebut Perch Sleeper.
Ciri fisiknya adalah kepala lebar dan pipih, warna tubuh cokelat gelap berbintik, dan pergerakannya lamban. Ikan ini menyukai habitat perairan tenang di anak sungai kecil, tidak aktif, tidak berenang jauh, dan tahan terhadap kondisi kekurangan oksigen. Berkat struktur insangnya yang unik, ikan ini dapat bertahan hidup bahkan dalam kondisi kekurangan oksigen ekstrem.
Kemampuannya bertahan di musim dingin juga sangat kuat — ia dapat berhibernasi di dalam lumpur dasar sungai dan hampir tidak bergerak, bahkan dalam kubangan dangkal yang membeku pun bisa selamat hingga musim semi. Oleh karena itu, ikan ini dikenal juga sebagai “ikan kebangkitan kembali” dan terutama ditemukan di sistem sungai Heilongjiang, Tumen, dan Liao.
Di kalangan masyarakat Timur Laut Tiongkok beredar pepatah: “Ikan laotou tidak bisa mati karena beku.” Saat musim dingin dan air sungai membeku, ikan ini bisa ikut membeku dalam es, dan saat musim semi tiba dan es mencair, ikan ini dapat hidup kembali.
Namun, beberapa warganet juga menyatakan keraguan terhadap video tersebut, menulis komentar seperti: “Palsu, ah,” atau “Nggak mungkin.” (Hui/asr)
Sumber : NTDTV.com


