Thailand Kerahkan Jet F-16 untuk Lawan Kamboja dalam Pertempuran Lintas Batas

EtIndonesia. Bentrokan bersenjata pecah antara Thailand dan Kamboja di sepanjang wilayah perbatasan yang disengketakan pada Kamis (24/7), menurut kedua negara, saling tuduh sebagai pihak yang melepaskan tembakan pertama setelah berminggu-minggu ketegangan dan pertikaian diplomatik. Seiring meningkatnya ketegangan, Thailand mengerahkan jet F-16 ke perbatasan.

Bentrokan itu terjadi setelah Thailand menarik duta besarnya untuk Kamboja pada Rabu malam (23/7) dan mengatakan akan mengusir utusan Kamboja di Bangkok, setelah seorang tentara Thailand kedua dalam kurun waktu seminggu kehilangan anggota tubuhnya akibat ranjau darat yang katanya baru-baru ini dipasang di wilayah yang disengketakan.

Militer Thailand pada Kamis mengatakan Kamboja mengerahkan pesawat nirawak pengintai sebelum mengirim pasukan dengan senjata berat ke daerah dekat kuil Ta Moan Thom yang disengketakan di sepanjang perbatasan timur, sekitar 360 km dari ibu kota Bangkok.

Pasukan Kamboja melepaskan tembakan dan dua tentara Thailand terluka, kata seorang juru bicara militer Thailand, seraya menambahkan bahwa Kamboja telah menggunakan beberapa senjata, termasuk peluncur roket. Namun, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan telah terjadi serangan tak terduga oleh pasukan Thailand, dan pasukan Kamboja merespons dengan membela diri.

Mantan Perdana Menteri Kamboja yang berpengaruh, Hun Sen, dalam sebuah unggahan Facebook mengatakan dua provinsi di Kamboja telah diserang oleh militer Thailand.

Penjabat Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai, mengatakan situasinya genting.

“Kita harus berhati-hati,” ujarnya kepada para wartawan. “Kita akan mematuhi hukum internasional.”

Selama lebih dari satu abad, Thailand dan Kamboja telah memperebutkan kedaulatan di berbagai titik tanpa batas di sepanjang perbatasan darat mereka yang membentang sepanjang 817 km , yang telah menyebabkan pertempuran kecil selama beberapa tahun dan setidaknya belasan korban jiwa, termasuk dalam baku tembak selama seminggu pada tahun 2011.

Ketegangan kembali memanas pada bulan Mei setelah tewasnya seorang tentara Kamboja dalam baku tembak singkat, yang kemudian meningkat menjadi krisis diplomatik besar-besaran dan kini telah memicu bentrokan bersenjata.

Upaya Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra untuk menyelesaikan ketegangan baru-baru ini melalui panggilan telepon dengan Hun Sen, yang isinya telah bocor, memicu badai politik di Thailand, yang menyebabkan penangguhan jabatannya oleh pengadilan.

Chamnan Chuenta, Gubernur Provinsi Surin, Thailand, dalam sebuah unggahan Facebook pada hari Kamis meminta penduduk distrik yang berbatasan dengan kuil untuk berlindung di rumah mereka dan bersiap untuk evakuasi. Kamboja memiliki banyak ranjau darat sisa perang saudara beberapa dekade lalu, yang jumlahnya mencapai jutaan menurut kelompok penjinak ranjau.

Namun Thailand bersikeras bahwa ranjau darat telah ditempatkan di daerah perbatasan baru-baru ini, yang oleh Kamboja digambarkan sebagai tuduhan tidak berdasar. (yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine