Tiga Distrik di Beijing Keluarkan Peringatan Merah Hujan Lebat, Data Beberapa Stasiun Cuaca Terputus 

Pada 26 Juli, hujan lebat hingga sangat lebat terjadi di beberapa distrik di Beijing. Tiga distrik—Yanqing, Huairou, dan Miyun—telah mengeluarkan peringatan merah hujan lebat. Beberapa data dari stasiun cuaca sudah terputus, sehingga sulit untuk memastikan curah hujan maksimum yang terjadi.

EtIndonesia. Dinas Meteorologi Distrik Yanqing pada 26 Juli pukul 23:22 waktu Beijing, memperbaharui peringatan hujan lebat menjadi peringatan merah, menyatakan bahwa saat ini dua stasiun di Distrik Yanqing mencatat curah hujan mencapai 150 mm. Diperkirakan, antara saat itu hingga 27 Juli  pukul 02:00, total curah hujan selama 6 jam di wilayah Shihai dan Zhenzhuquan bisa melebihi 150 mm.

Pada 26 Juli pukul 23:00, Distrik Huairou juga meng-upgrade peringatan hujan lebatnya menjadi peringatan merah, memperkirakan bahwa antara waktu tersebut hingga 27 Juli pukul 02:00, total curah hujan selama 6 jam di wilayah Huabei, Bohai, Yanqi, Jiuduhe, dan Liulimiaozhen bisa melebihi 150 mm.

Pada 26 Juli  pukul 21:06, Distrik Miyun juga mengeluarkan peringatan merah hujan lebat.

Menurut Dinas Meteorologi Beijing pada pukul 00:00 pada 27 Juli, dari pukul 10:00 pada 26 Juli hingga pukul 00:00  27 Juli, rata-rata curah hujan di seluruh kota Beijing adalah 15,9 mm. Curah hujan maksimum tercatat di Jiayu, Miyun, yakni 297,2 mm; sedangkan intensitas hujan tertinggi tercatat di Dongyu, Huairou, dengan curah hujan 95,3 mm dalam satu jam antara pukul 22:00–23:00 pada 26 Juli. Saat ini, wilayah Huairou, Miyun, dan Yanqing masih dalam status peringatan merah hujan lebat, dan wilayah Changping dalam status peringatan biru hujan lebat.

Akun Weibo “Pecinta Meteorologi” memposting pada  26 Juli bahwa dalam beberapa hari terakhir hujan deras mulai melanda wilayah Beijing-Tianjin-Hebei. Dua hari lalu terjadi di Yixian, Hebei; kemarin di Fuping, Hebei; dan malam ini di wilayah utara Beijing. Saat ini, pegunungan utara Miyun dan Huairou diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Di beberapa stasiun otomatis, curah hujan selama 3 jam mencapai 206,3 mm, dan curah hujan 24 jam menembus 300 mm.

Hujan lebat di daerah pegunungan utara Beijing malam ini sangat deras. Beberapa stasiun cuaca di Huairou dan Miyun mencatat curah hujan ekstrem dalam beberapa jam terakhir. Di Jiayu bahkan sudah melebihi 300 mm. Karena beberapa stasiun cuaca saat ini sudah tidak bisa diakses (putus data), maka curah hujan maksimum belum bisa dipastikan.

Dinas Hidrologi Beijing mengeluarkan peringatan kuning banjir pada 26 Juli pukul 23:00 tanggal , memperkirakan bahwa antara pukul 00:00–02:00 tanggal 27 Juli, debit air di Sungai Chaobai di titik Zhangjiafen bisa mencapai 1.300 meter kubik per detik, yang memenuhi kriteria peringatan banjir kuning.

Seorang netizen lokal menulis: “Saya rasa stasiun otomatis Zhujiaoyu, yang curah hujannya lebih besar, sudah hilang kontak.” “Waduk Miyun hampir penuh.”

 “Sepertinya mereka akan membuka pintu air.”

Dinas Perencanaan dan Sumber Daya Alam Cabang Miyun bersama Dinas Meteorologi Distrik Miyun pada 26 Juli pukul 21:00 secara bersama meng-upgrade peringatan risiko geologi menjadi merah, memperingatkan bahwa daerah pegunungan dan kaki bukit bisa terjadi bencana sekunder seperti banjir bandang, longsor, dan tanah amblas. Daerah dataran rendah juga mungkin mengalami genangan air. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda tentang Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine