Sebutir Telur pun Bisa Menghadirkan Kehangatan Tak Terhingga

EtIndonesia. Seorang teman pernah menjadi guru relawan di sebuah daerah terpencil. Daerah itu sangat miskin. Makanan sehari-hari amat sederhana, bahkan ada anak-anak yang pergi sekolah dalam keadaan perut kosong. Untuk membantu mereka, pemerintah setempat menyediakan program pemberian satu butir telur gratis setiap hari bagi tiap siswa.

Temanku masih sangat ingat, pada hari pertama pembagian telur, ada seorang anak laki-laki yang langsung menelan seluruh telur bulat-bulat. Dia tersedak hingga matanya membelalak dan wajahnya pucat. Para guru pun buru-buru menepuk-nepuk punggungnya, mengusap dadanya, dan menyodorkan air hangat. Setelah berjuang keras, akhirnya telur itu bisa ditelan. Setiap kali mengingat kejadian itu, temanku selalu merasa pilu. Dia tahu betul, anak-anak itu begitu rakus bukan karena serakah, tapi karena mereka sangat jarang bisa mencicipi sebutir telur.

Namun, belum beberapa hari program pembagian telur berjalan, tiba-tiba muncul kejadian tak terduga—banyak anak justru tidak memakan telur itu, melainkan menyembunyikannya diam-diam. Kenapa mereka menyembunyikan telurnya? Ternyata mereka merasa sayang untuk memakannya sendiri. Mereka ingin membawa pulang telur itu untuk nenek mereka, atau membaginya dengan adik-adik di rumah.

Setelah sekolah mengetahui hal ini, dibuatlah aturan tegas: setiap siswa harus langsung memakan telurnya setelah pelajaran pagi, tidak boleh dibawa pulang. Sekolah bahkan membentuk tim pengawas khusus untuk memantau dan memastikan semua siswa benar-benar makan telur yang dibagikan.

Temanku berkata, dia tak menyangka bahwa demi membawa pulang telur, anak-anak itu sampai memutar otak dan “berperang strategi” dengan para guru pengawas.

Ada seorang anak laki-laki kurus yang setiap kali menerima telur, langsung menunjukkan sikap seolah tak sabar ingin makan. Dengan dramatis, dia mengetuk-ngetukkan telur ke meja, mengupas kulitnya dengan cepat, lalu membuka mulut lebar-lebar seakan ingin menelan seluruh telur dalam satu suapan. Bahkan mulutnya terdengar “nyam nyam” seolah-olah benar-benar sedang mengunyah. Tapi setelah beberapa hari mengamati dari luar jendela kelas, temanku akhirnya menemukan rahasianya—anak itu sebenarnya menyimpan telur dalam plastik setelah dikupas, lalu hanya berpura-pura menyuapkan tangan kosong ke mulut.

Saat ditanya, anak itu menjawab: “Ayah dan ibuku bekerja jauh di kota dan hanya pulang beberapa tahun sekali. Aku tinggal bersama nenek. Nenek sudah tua dan sering sakit. Aku ingin membawa telur ini pulang untuk nenek, biar tubuhnya lebih kuat.”

Ada juga seorang anak perempuan. Setiap kali makan telur, mulutnya tampak penuh dengan putih dan kuning telur, tampak makan dengan lahap. Tapi setelah diamati lebih lama, temanku sadar ada keanehan. Hanya setiap dua hari sekali mulut gadis itu tampak benar-benar penuh. Di hari lainnya, suara kunyahannya hanya palsu. Ternyata, dia makan satu telur dua hari sekali, dan menyimpan telur hari ini untuk dibawa pulang ke rumah.

Ketika ditanya, dia berkata : “Di rumah tidak ada uang untuk beli daging. Jarang sekali kami makan makanan berprotein. Aku ingin menyimpan telur untuk ibu, agar bisa dimasak jadi lauk.”

Temanku berkata : “Selama bertahun-tahun hidup di kota, aku belum pernah merasa begitu tersentuh hanya karena sebutir telur. Mungkin cara terbaik untuk menyelesaikan semua ini adalah dengan membawa anak-anak dan keluarga mereka keluar dari kemiskinan dan penderitaan.”

Namun, satu hal yang pasti: Tak peduli seberapa miskin atau seberapa berat kehidupan, sebutir telur pun bisa menyampaikan kehangatan yang tak ternilai. (jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine