Jerman Umumkan Pengiriman Pertama Sistem Pertahanan Patriot ke Ukraina di Bawah Kerangka Baru NATO

Bulan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan sebuah kerangka kerja baru untuk memastikan negara-negara Barat lainnya menanggung biaya dalam mentransfer lebih banyak bantuan militer ke Ukraina.

EtIndonesia. Ukraina akan menerima dua sistem pertahanan udara Patriot di bawah kerangka baru transfer senjata NATO. Hal  demikian diumumkan oleh Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, pada 1 Agustus.

Pengumuman ini muncul hanya beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump menguraikan sebuah kerangka kerja bagi sekutu Barat untuk mentransfer sebagian dari sistem senjata mereka saat ini ke Ukraina, lalu membeli penggantinya dari Amerika Serikat, dengan memastikan bahwa Amerika Serikat mendapat kompensasi atas dukungan militernya di masa mendatang untuk Ukraina.

Pistorius mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Jerman akan melakukan pengiriman senjata pertama ke Ukraina di bawah kerangka ini, dengan mengirimkan dua sistem Patriot dan komponen tambahan dari sistem tersebut dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

“Sebagai imbalannya, telah dicapai kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS bahwa Jerman akan menjadi negara pertama yang menerima sistem Patriot generasi terbaru yang baru diproduksi dengan percepatan waktu. Pembiayaannya akan ditanggung oleh Jerman,” kata Pistorius.

Sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot saat ini digunakan di seluruh aliansi NATO. Sistem ini mampu mencegat berbagai ancaman udara, termasuk pesawat, rudal jelajah, dan beberapa jenis rudal balistik.

Para pendukung internasional Ukraina telah memberikan sistem Patriot dan berbagai kemampuan pertahanan udara lainnya sepanjang lebih dari tiga tahun konflik negara tersebut dengan Rusia.

Pejabat Ukraina dalam beberapa bulan terakhir telah menyerukan lebih banyak dukungan pertahanan udara. Pasalnya, pasukan Rusia secara rutin menggunakan serangan rudal dan drone bermuatan bahan peledak.

Pistorius menyatakan bahwa negaranya adalah “pendukung terkuat Ukraina sejauh ini di bidang pertahanan udara.”

Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang  menyediakan sistem Patriot ke Ukraina, tetapi hingga baru-baru ini tidak memiliki jaminan kompensasi atas dukungan tersebut. Trump secara rutin menyerukan agar Amerika Serikat menerima semacam kompensasi atas bantuan yang telah diberikan kepada Ukraina sejak pasukan Rusia menyerbu negara itu pada Februari 2022.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyambut baik pengumuman terbaru ini.

“Ini kabar baik dan saya menyambut kepemimpinan Jerman!” tulis Rutte dalam sebuah unggahan di platform X pada 1 Agustus. “Ini akan membantu memastikan bahwa Ukraina mampu mempertahankan langitnya, melindungi rakyatnya, dan mencegah agresi Rusia.”

Pengumuman pengiriman Patriot baru ini datang di minggu yang sama ketika Trump mempersingkat batas waktu bagi Rusia untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina, dari sebelumnya 2 September menjadi 8 Agustus.

 Trump  mengancam akan memberikan tekanan finansial tambahan terhadap ekonomi Rusia jika tenggat tersebut tidak dipenuhi, termasuk sanksi dan tarif baru yang berpotensi menyasar negara-negara yang masih berdagang dengan Rusia.

Pada 1 Agustus, Trump juga memerintahkan dua kapal selam nuklir AS untuk diposisikan ulang setelah ia menyebut adanya “pernyataan provokatif” dari mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.

Sumber : Theepochtimes.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine