Zelenskyy Berbicara dengan Trump, Membahas Perang, Sanksi, dan Kesepakatan Drone dalam Panggilan Telepon yang ‘Produktif’

EtIndonesia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Selasa (5/8) bahwa dia telah melakukan ‘percakapan yang produktif’ dengan Presiden AS, Donald Trump dan membahas sanksi terhadap Rusia, finalisasi kesepakatan drone AS-Ukraina, dan pengakhiran perang Rusia, selain mengoordinasikan upaya militer dan diplomatik.

Percakapan ini terjadi ketika otoritas Ukraina mengatakan serangan Rusia menewaskan enam orang di wilayah timur negara itu, termasuk seorang mekanik di sebuah stasiun kereta api, dan melukai setidaknya belasan orang.

“Rancangan perjanjian tentang drone telah disiapkan oleh pihak Ukraina, kami siap untuk membahasnya secara rinci dan menyelesaikannya,” kata Zelenskyy di X.

“Teroris Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur kereta api Lozova,” kata perusahaan Kereta Api Ukraina dalam sebuah unggahan Telegram. Jalur kereta api Ukraina telah menjadi sasaran utama Rusia selama invasinya.

Rusia meningkatkan serangan udara menjelang batas waktu Trump

Rusia telah meningkatkan serangan udara dan mempercepat serangan daratnya untuk merebut Lebih banyak wilayah Ukraina menjelang tenggat waktu Jumat yang ditetapkan Presiden AS, Donald Trump untuk mencapai kemajuan menuju perdamaian atau menghadapi sanksi berat.

Batas waktu Trump semakin dekat setelah tiga putaran perundingan damai di Istanbul gagal mencapai kemajuan dalam gencatan senjata.

Serangan terhadap Lozova di wilayah Kharkiv timur menyebabkan sebuah kereta penumpang hancur dan merusak bangunan stasiun.

Dua orang tewas di Lozova, kata Gubernur Kharkiv Oleg Synegubov di Telegram.

Zelenskyy mengatakan Rusia telah meluncurkan lebih dari 25 pesawat nirawak Shahed rancangan Iran ke kota itu, yang menyerang infrastruktur sipil.

“Jalur kereta api rusak, termasuk sebuah depo dan sebuah stasiun,” katanya di media sosial, menambahkan bahwa sepuluh orang terluka dalam serangan itu.

Utusan AS, Steve Witkoff akan mengunjungi Rusia minggu ini dan diperkirakan akan bertemu Presiden Vladimir Putin, menjelang tenggat waktu Jumat.

Belanda membeli senjata AS untuk Ukraina dalam kesepakatan NATO

Sementara itu, Belanda akan membeli senjata AS senilai 500 juta Euro untuk Ukraina, menjadi anggota NATO pertama yang mendanai paket lengkap di bawah perjanjian baru Skema ini. Pembelian tersebut akan berada di bawah mekanisme Daftar Persyaratan Prioritas Ukraina (PURL) yang diluncurkan oleh Presiden Trump dan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte bulan lalu.

Berdasarkan skema ini, negara-negara membayar AS untuk sistem pertahanan dan amunisi di gudang Amerika yang akan dikirim ke Ukraina.

“Belanda sekarang memimpin dalam memasok peralatan militer dari stok Amerika,” kata Menteri Pertahanan Belanda Ruben Brekelmans di X.

“Dengan mendukung Ukraina dengan tekad, kami meningkatkan tekanan pada Rusia untuk bernegosiasi.”

Paket Belanda tersebut mencakup suku cadang rudal Patriot AS dan sistem lain yang disesuaikan dengan kebutuhan garis depan Ukraina.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine