EtIndonesia. Media Jerman Bild baru-baru ini melaporkan bahwa kelompok peretas bernama “Black Moon” telah mendapatkan kontrak militer rahasia Tiongkok–Rusia, yang menunjukkan bahwa Putin sedang membantu Partai Komunis Tiongkok (PKT) melancarkan operasi serangan udara ke Taiwan, dan rencana tersebut telah memasuki tahap perencanaan rinci.
Menurut Bild, perjanjian kerja sama militer Tiongkok–Rusia ini, dengan nama sandi “Sword 208”, ditandatangani pada April tahun lalu. Isinya menyebutkan bahwa perusahaan persenjataan Rusia akan menyediakan serangkaian peralatan militer kepada pasukan terjun payung PKT.
Peralatan tersebut meliputi pesawat pengisian bahan bakar udara “Il-78MK-90A”, pesawat angkut “Il-76MD”, kendaraan lapis baja tipe “BMD-4M” dan “BTR-MDM”, meriam antitank swagerak “2S25”, serta sistem parasut khusus airdrop “PBS-955” tanpa platform.
Selain itu, para peretas juga membocorkan salinan kontrak tahun 2021. Kontrak tersebut ditandatangani antara “Rosoboronexport” (Perusahaan Ekspor Pertahanan Rusia) dan “China Electronics Technology International Co., Ltd.” yang mewakili militer PKT. Isinya adalah bahwa Rusia akan mengembangkan satu set sistem airdrop untuk militer PKT, dengan pembayaran sebesar 34,9 juta dolar AS dari pihak PKT kepada pihak Rusia. (Hui/asr)
An Qi, Yi Long — NTDTV.com


