EtIndonesia. Ukraina menembakkan puluhan drone ke Rusia antara Rabu malam dan Kamis dini hari, melukai tiga orang dan memicu kebakaran di dua wilayah selatan, termasuk di sebuah kilang minyak, kata para pejabat.
Video yang diunggah di media sosial Rusia diduga menunjukkan kebakaran besar di sebuah kilang minyak di Kota Volgograd, sekitar 470 kilometer dari garis depan.
“Puing-puing dari serangan itu menyebabkan produk minyak tumpah dan terbakar di kilang minyak Volgograd,” kata Gubernur Wilayah Volgograd, Andrei Bocharov, dalam sebuah pernyataan di Telegram.
Gubernur Wilayah Belgorod Rusia, Vyacheslav Gladkov, mengatakan sebuah drone Ukraina menghantam sebuah mobil di pusat ibu kota wilayah tersebut, membakarnya dan melukai tiga orang.
Dia mengunggah video yang menunjukkan mobil itu terbakar dan puing-puing berserakan di jalan.
“Layanan darurat sedang bekerja di lokasi kejadian,” tulisnya di Telegram.
Ukraina tidak segera mengomentari serangan yang dilaporkan tersebut.
Sejak Rusia melancarkan serangan militer skala penuh terhadap Ukraina pada Februari 2022, Kyiv telah merespons dengan serangan pesawat nirawak terhadap infrastruktur Rusia yang berjarak ratusan kilometer dari perbatasannya.
Kyiv menyebut serangan tersebut sebagai balasan yang adil atas serangan rudal dan pesawat nirawak harian Moskow terhadap warga sipilnya sendiri.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah mencegat 44 pesawat nirawak Ukraina antara Rabu malam dan Kamis dini hari, termasuk tujuh di atas Krimea, semenanjung yang dianeksasinya dari Ukraina pada tahun 2014.
Serangan itu terjadi menjelang pertemuan puncak yang krusial di Alaska antara Presiden AS, Donald Trump dan Vladimir Putin dari Rusia, yang pertama antara presiden AS dan Rusia yang sedang menjabat sejak 2021, sementara Gedung Putih mendorong diakhirinya konflik yang telah berlangsung selama tiga setengah tahun.(yn)


