Sekitar Lapangan Tiananmen Kembali Ditutup, Muncul Banyak Kendaraan Militer

EtIndonesia. Menjelang parade militer Partai Komunis Tiongkok (PKT) pada 3 September, suasana di sekitar Lapangan Tiananmen semakin tegang. Jalan-jalan ditutup secara luas, toko-toko terpaksa tutup, sementara di jalanan Beijing bermunculan kendaraan militer dalam jumlah besar.

Pihak berwenang sebelumnya pada 13 Agustus mengumumkan bahwa pada 15–17 Agustus akan diberlakukan pembatasan lalu lintas sementara di kawasan Tiananmen dan jalan-jalan terkait; serta pada 20–23 Agustus Lapangan Tiananmen akan ditutup untuk umum.

Saat ini Beijing berada dalam kondisi pengamanan ketat. Di kedua sisi Jalan Chang’an di depan Lapangan Tiananmen, penuh dengan militer, polisi, dan petugas berpakaian sipil, dengan pos penjagaan sangat rapat.

Pada 17 Agustus  dini hari, beredar video online yang menunjukkan banyak kendaraan militer berlatih di Jalan Dongcheng, Beijing.

Sejak Juli tahun ini, sudah ada video yang beredar memperlihatkan konvoi tank yang ditutup rapat dengan penyamaran, melintas pada malam hari di Jalan Chang’an. Kendaraan-kendaraan tersebut ditutupi oleh atap biru dari rangka logam, bahkan roda kendaraan juga tertutup kain terpal. Hanya bagian depan dan belakang yang memiliki celah kecil, dari celah belakang terlihat struktur penyangga atap tersebut.

Ada juga kabar yang menyebutkan bahwa setelah berakhirnya pertemuan Beidaihe, banyak tank tempur utama dan kendaraan tempur infanteri digerakkan masuk ke Beijing.

Pada 9 Agustus, saat gladi bersih pertama parade militer, seluruh toko di sekitar Tiananmen dipaksa berhenti beroperasi. Otoritas mengerahkan sejumlah besar pasukan polisi bersenjata, tentara, dan polisi untuk berpatroli. Banyak warga tidak bisa pulang karena jalan ditutup, sehingga terpaksa menunggu di luar area yang diblokir sampai latihan selesai dan jalan dibuka kembali.

Pada 12 Agustus, jaringan China Unicom di Beijing tiba-tiba mengalami gangguan besar, banyak pengguna tidak bisa mengakses situs maupun aplikasi. Keesokan harinya, jaringan China Mobile juga lumpuh, bahkan pengguna tidak bisa melakukan panggilan telepon, memicu banyak pertanyaan publik.

Sejumlah warganet Beijing mengeluh di media sosial:

 “Minggu lalu, banyak tempat yang tidak disebutkan dalam pengumuman resmi juga ditutup. Saya pergi ke Wangfujing, ternyata penutupan sampai ke dekat Yintai Mall.”

 “Di Jalan Tianshuiyuan! Saya heran kenapa di persimpangan besar lagi-lagi dipasang pelat besi!!!”

 “Tadi malam di jalan depan apartemen saya mulai dipasang pagar pembatas, dipasang semalaman penuh.”

Sebelumnya, PKT akhirnya mengumumkan bahwa Sidang Pleno Keempat akan digelar pada Oktober. Sebelum pengumuman itu, banyak spekulasi beredar, termasuk kabar beberapa pejabat tinggi menghilang atau terkena masalah. 

Pertanyaan besar pun muncul: apakah Xi Jinping akan melepaskan sebagian kekuasaan, menyerahkan kekuasaan, atau bahkan sepenuhnya mundur dari panggung politik dalam sidang pleno tersebut. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine