Kesuksesan Tidak Memiliki Rumus Pasti

EtIndonesia. Belum lama ini, saat berbincang dengan seorang teman tentang apakah kesuksesan punya “rumus” tertentu, aku hanya tersenyum dan berkata:  “Kalau kesuksesan punya rumus, semua orang pasti sudah jadi orang sukses.”

Namun, setelah dipikir ulang, aku bertanya pada diri sendiri: Mengapa tidak semua orang bisa menjadi orang sukses?

Mungkin selama ini aku sudah terjebak pada definisi kesuksesan yang umum disepakati oleh masyarakat.

Apakah aku begitu naif menganggap bahwa sukses berarti punya karier gemilang, banyak uang, kekuasaan, nama besar, dan status tinggi?

Mari kita pikir ulang. Hidup ini mana bisa dibagi sesederhana itu—sukses atau gagal. 

Hidup punya banyak sisi. Orang yang punya kekuasaan dan status tinggi, tapi dibenci dan tidak dihormati, apakah itu bisa disebut sukses? Atau seseorang yang kaya raya tapi tak punya keluarga dan sahabat di sisinya—bahkan kebahagiaannya tak ada yang bisa dibagikan, dan kesedihannya tak ada tempat untuk diluapkan—apakah itu kesuksesan yang patut diidamkan?

Bagi sebagian orang, tak penting apakah mereka dianggap sukses atau tidak. Punya rumah, mobil, keluarga, dan cinta yang tulus saja sudah cukup. Bahkan bagi yang tidak memiliki semua itu, bisa menjalani hari-hari dengan bahagia juga adalah sebuah pencapaian.

Kesuksesan tidak punya definisi tunggal; dia sepenuhnya subjekti. Mencapai hal yang kita cita-citakan—apa pun itu—sudah merupakan kesuksesan. Namun, setiap orang punya tujuan yang berbeda, dan apa yang kita anggap sukses mungkin sama sekali tak berarti bagi orang lain.

Kita sering membaca kisah orang sukses, mencoba mencari tahu bagaimana mereka melangkah hingga sampai ke puncak.

Kita bertanya-tanya, bisakah kita meniru jalan mereka? Padahal, tidak ada satu kehidupan pun yang bisa sepenuhnya menyalin kehidupan orang lain. Meski begitu, setiap kisah sukses tetap punya nilai untuk dipelajari—entah itu tentang kerja keras yang total, kecerdasan luar biasa, atau kebetulan yang menguntungkan. Namun yang terpenting adalah: apakah kita tahu apa yang kita kejar dalam hidup?  Itulah kunci pertama untuk menuju kesuksesan.

Lalu, apa arti sukses bagiku? Setelah menyingkirkan banyak kemungkinan jawaban, aku menyadari bahwa bagiku, kesuksesan adalah memiliki gairah terhadap hidup.

Hidup tanpa gairah akan terasa hambar dan membosankan.Hari-hari hanya diisi rutinitas berulang tanpa semangat. Betapa sia-sianya jika setiap hari dijalani dengan murung, lelah, dan tanpa antusiasme. Kita hanya sekali hidup di dunia—tentu aku ingin terus memelihara semangat terhadap hidup, memiliki sesuatu yang membuatku rela mencurahkan hati sepenuhnya setiap hari.

Bagiku, hidup itu sendiri sudah punya makna terbesar, dan menjalaninya dengan penuh gairah adalah bentuk kesuksesan yang sejati.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine