Suami di Tiongkok Menemukan Bayi yang Dikandung Istrinya adalah Anak Tetangganya

EtIndonesia. Seorang pria dari Tiongkok timur, yang menemukan bayi yang dikandung istrinya adalah anak tetangganya saat aborsi, menyerang tetangganya dengan pisau.

Pada 10 Agustus, media Tiongkok daratan Xiaoxiang Morning Post melaporkan kasus tersebut, mengutip China Judgments Online.

Suami yang bermarga Chen, dari Provinsi Jiangxi, dilaporkan sering bertengkar dengan istrinya.

Pasangan itu dekat dengan tetangga mereka yang bermarga Shao, yang sering mengunjungi mereka.

Pada tahun 2022, ketika mereka bertiga bekerja di luar kota bersama, sang istri menjalin hubungan rahasia dengan Shao dan hamil.

Setelah mengetahui bahwa itu adalah kehamilan ektopik, dia memutuskan untuk menggugurkan kandungan.

Kehamilan ektopik dapat menyebabkan nyeri perut, pendarahan hebat, dan bahkan syok, dan biasanya memerlukan pengobatan atau pembedahan.

Chen membawa istrinya ke rumah sakit, di mana dia menjalani operasi yang menghabiskan biaya lebih dari 10.000 yuan (sekitar Rp 22 juta).

Namun, Chen sudah meragukan istrinya dan mengaku selalu menggunakan pengaman.

Tak lama kemudian, dia menemukan obrolan genit istrinya dengan tetangga mereka, Shao, di ponsel istrinya.

Shao mengakui perselingkuhannya dan menawarkan kompensasi sebesar 38.000 yuan (sekitar Rp 85 juta).

Februari lalu, di bawah pengaruh alkohol, Chen pergi ke rumah tetangganya dengan membawa pisau untuk menuntut 10.000 yuan yang belum dibayar.

Dia memukul kepala Shao lima kali, dan selama penyerangan tersebut, ibu Shao juga mengalami luka di dahi dan tangan ketika mencoba melerai.

Baik Shao maupun ibunya menderita luka ringan, menurut laporan identifikasi luka.

Pengadilan memutuskan Chen bersalah atas cedera yang disengaja, tetapi menyatakan ada dua faktor yang meringankan: istrinya tidak mematuhi norma moral dasar dan Shao tidak mematuhi resolusi yang disepakati.

Chen akhirnya dijatuhi hukuman tujuh bulan penjara.

Kasus ini menarik banyak perhatian di media sosial Tiongkok daratan, dengan unggahan terkait menarik lebih dari 69 juta penayangan.

Seorang pengamat daring mengatakan: “Putusan ini adil. Pihak yang berselingkuh juga harus bertanggung jawab.”

“Dalam pernikahan, pengkhianatan adalah sumber tragedi. Kesetiaan adalah landasan stabilitas keluarga,” kata yang lain.

“Ketika suatu hubungan bermasalah, alat untuk mengendalikan kerusakan adalah hukum dan batasan yang jelas, bukan pisau,” tambah pengamat ketiga.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine