EtIndonesia. Sebuah kecelakaan bus di Afghanistan barat laut menewaskan sedikitnya 79 orang yang kembali dari Iran, termasuk 19 anak-anak, kata seorang pejabat.
Dua orang juga terluka dalam kecelakaan itu, kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Abdul Mateen Qani kepada The Associated Press.
Tolo News, mengutip pejabat tersebut, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 20 : 30 Selasa di Provinsi Herat. Bus tersebut bertabrakan dengan sebuah truk dan sebuah sepeda motor, menyebabkan kebakaran besar yang menewaskan banyak orang di tempat, lapor media tersebut.
Hampir 1,8 juta warga Afghanistan telah dipulangkan paksa dari Iran dalam beberapa bulan terakhir. Sebanyak 184.459 orang lainnya dipulangkan dari Pakistan dan lebih dari 5.000 orang dideportasi dari Turki sejak awal tahun. Selain itu, hampir 10.000 tahanan Afghanistan telah dipulangkan, sebagian besar dari Pakistan.
Taliban mengkritik negara-negara tetangga pada bulan Juli atas pengusiran massal warga Afghanistan, sementara Iran dan Pakistan mengusir orang asing yang mereka katakan tinggal di sana secara ilegal. Kementerian Pengungsi dan Repatriasi mengatakan sekitar 6 juta pengungsi Afghanistan masih berada di luar negeri.
Kelompok advokasi Save the Children menyerukan kepada negara-negara untuk memastikan bahwa pemulangan ke Afghanistan aman dan mencatat bahwa pemulangan paksa anak-anak berisiko lebih lanjut membahayakan.
“Tragedi mengerikan ini merupakan pengingat yang gamblang akan risiko mematikan yang dihadapi ratusan ribu anak Afghanistan dalam perjalanan mereka dari Iran,” kata seorang pejabat kelompok tersebut, Samira Sayed Rahman, dalam sebuah pernyataan.
Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Afghanistan, terutama karena kondisi jalan yang buruk dan kecerobohan pengemudi. (yn)


