EtIndonesia. Tujuh orang tewas dan 9 lainnya hilang setelah tali putus di sebuah jembatan yang sedang dibangun di Tiongkok barat laut pada hari Jumat (22/8), lapor media setempat.
People’s Daily melaporkan 15 pekerja dan seorang manajer proyek berada di lokasi jembatan yang membentang di atas Sungai Kuning di Provinsi Qinghai ketika tali putus sekitar pukul 03.00 dini hari pada hari Jumat.
Jembatan di Jalur Kereta Api Sichuan-Qinghai ini merupakan jembatan lengkung rangka baja kontinu dengan bentang ganda terbesar di dunia, menurut laporan tersebut.
Jembatan ini juga merupakan jembatan lengkung rangka baja pertama di Tiongkok yang membentang di atas Sungai Kuning — terpanjang kedua di negara itu — menurut laporan tersebut.
Gambar yang dipublikasikan di situs web People’s Daily menunjukkan jembatan yang sebagian sudah dibangun, bagian tengahnya belum selesai, dengan dua menara perancah raksasa dan beberapa derek di sampingnya.
Operasi penyelamatan sedang berlangsung, tambah laporan itu.
Kecelakaan industri cukup umum terjadi di Tiongkok karena peraturan yang tidak jelas dan standar keselamatan yang lemah.
Pada bulan Desember tahun lalu, 13 orang hilang setelah runtuhnya sebuah lokasi konstruksi kereta api utama di Kota Shenzhen, Tiongkok selatan. Tidak ada laporan korban selamat.(yn)


