Campak Kembali Mewabah, Kanada Sumbang Setengah Kasus di Benua Amerika

Kanada sedang menghadapi tantangan wabah campak yang belum pernah terjadi sebelumnya. Data terbaru menunjukkan jumlah kasus di seluruh negeri telah melampaui 4.600 kasus, mencakup setengah dari total kasus terkonfirmasi di Benua Amerika tahun ini.

EtIndonesia. Berdasarkan data terbaru pemerintah Kanada, hingga 9 Agustus 2025, jumlah kumulatif kasus campak yang terkonfirmasi mencapai 4.638 kasus, dengan Ontario dan Alberta sebagai daerah paling parah. 

Ontario, provinsi dengan populasi terbanyak, melaporkan 2.366 kasus, tertinggi di seluruh negeri. Sementara Alberta, dengan jumlah penduduk hanya 5 juta, juga melaporkan lebih dari 1.790 kasus, dengan tingkat infeksi per kapita bahkan lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat juga menyatakan bahwa negara itu sedang mengalami wabah campak terburuk dalam 30 tahun terakhir, dengan 1.375 kasus terkonfirmasi. Namun, dibandingkan dengan AS, penyebaran wabah di Kanada jauh lebih cepat dan meluas.

Campak sebelumnya telah dinyatakan resmi tereliminasi di Kanada pada tahun 1998, namun kini kembali meledak. Para ahli memperingatkan bahwa wabah ini sedang menjadi ujian serius bagi sistem kesehatan masyarakat Kanada.

Risiko Campak

Campak adalah penyakit yang sangat menular dan dapat menimbulkan risiko komplikasi kesehatan serius. Penyakit ini dengan mudah menular kepada orang yang belum menerima vaksin campak atau yang belum pernah terinfeksi, dengan gejala yang muncul dalam tujuh hingga 21 hari setelah terpapar.

Gejala campak dapat meliputi demam, batuk, pilek, serta mata merah dan berair. Kondisi ini biasanya ditandai dengan ruam berupa bintik merah dan bercak-bercak yang awalnya muncul di wajah, lalu menyebar ke tubuh, lengan, dan kaki.

Campak dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kebutaan, gangguan pernapasan parah, pneumonia, dan ensefalitis — infeksi yang menyebabkan pembengkakan otak dan berpotensi menimbulkan kerusakan otak, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Anak-anak di bawah usia 5 tahun, orang dewasa di atas usia 30 tahun, serta wanita hamil adalah kelompok yang paling rentan terhadap komplikasi, menurut WHO. Jika seorang wanita terinfeksi campak saat hamil, hal ini dapat menyebabkan bayinya lahir prematur dengan berat badan rendah.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine