Perang Rusia–Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun terus berlanjut. Di saat Presiden AS Donald Trump bersama para pemimpin dunia berusaha mendorong berakhirnya perang, pada 23 Agustus militer Rusia mengklaim berhasil merebut dua desa lagi di Ukraina timur. Sementara itu, pasukan pertahanan udara Rusia di wilayah tengah menembak jatuh 32 drone, menyebabkan beberapa bandara terpaksa menghentikan operasi.
EtIndonesia. Laporan AFP menyebutkan pasukan Rusia semakin mendekati garis pertahanan penting Ukraina di wilayah Donetsk. Mereka merebut desa Sredneye dan Kleban-Byk.
Penguasaan desa Kleban-Byk berarti pasukan Rusia semakin dekat ke kota Kostiantynivka, sebuah benteng pertahanan penting di jalur menuju Kramatorsk. Kramatorsk sendiri merupakan salah satu pusat logistik utama militer Ukraina.
Pada 22 Agustus, Rusia juga mengklaim telah merebut tiga desa lain di Donetsk.
Reuters melaporkan, Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pada 23 Agustus menulis di Telegram bahwa pertahanan udara Rusia menembak jatuh sebuah drone yang menuju Moskow. Sisa-sisa drone sedang diperiksa oleh para ahli di lokasi.
Badan Transportasi Udara Federal Rusia (Rosaviatsia) mengumumkan bahwa karena masalah keamanan wilayah udara, sejumlah bandara di Rusia tengah menghentikan operasi sementara. Di antaranya bandara di Izhevsk, Nizhniy Novgorod, dan Samara yang terletak di sebelah timur dan tenggara Moskow.
Bandara di kota terbesar kedua Rusia, St. Petersburg, juga mengalami puluhan penerbangan yang tertunda akibat insiden ini. (Hui/asr)


