EtIndonesia. Rusia menuduh Ukraina melancarkan serangan drone pada hari Minggu (24/8) yang memicu kebakaran di sebuah PLTN di wilayah Kursk barat, tepat saat Ukraina merayakan 34 tahun kemerdekaannya.
Para pejabat Rusia mengatakan beberapa fasilitas listrik dan energi menjadi sasaran serangan semalam. Api di fasilitas nuklir tersebut dengan cepat dipadamkan tanpa ada laporan korban luka, menurut layanan pers PLTN di Telegram. Meskipun serangan tersebut merusak sebuah transformator, tingkat radiasi tetap berada dalam kisaran normal.
Badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pihaknya mengetahui laporan media bahwa sebuah transformator di PLTN tersebut terbakar “akibat aktivitas militer,” tetapi belum menerima konfirmasi independen. Direktur Jenderal, Rafael Mariano Grossi, mengatakan bahwa “setiap fasilitas nuklir harus dilindungi setiap saat.”
Ukraina tidak segera berkomentar mengenai dugaan serangan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran juga merespons kebakaran di pelabuhan Ust-Luga di wilayah Leningrad, Rusia, yang merupakan lokasi terminal ekspor bahan bakar utama. Gubernur daerah tersebut mengatakan sekitar 10 pesawat nirawak Ukraina ditembak jatuh, dengan puing-puing yang menyulut api.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pertahanan udaranya mencegat 95 pesawat nirawak Ukraina di wilayah Rusia pada Minggu malam.
Rusia menembakkan 72 pesawat nirawak dan umpan, beserta sebuah rudal jelajah, ke Ukraina pada Minggu malam, kata angkatan udara Ukraina. Dari jumlah tersebut, 48 pesawat nirawak ditembak jatuh atau dihambat.
Insiden tersebut terjadi saat Ukraina memperingati hari kemerdekaannya, memperingati deklarasi kemerdekaannya dari Uni Soviet pada tahun 1991. Presiden Volodymyr Zelenskyy menyampaikan pidato dalam sebuah video dari Lapangan Kemerdekaan Kyiv, yang menekankan tekad bangsa.
“Kami sedang membangun Ukraina yang akan memiliki kekuatan dan kekuasaan yang cukup untuk hidup dalam keamanan dan perdamaian,” kata Zelenskyy, menyerukan “perdamaian yang adil.”
“Masa depan kita akan seperti apa, kita sendiri yang menentukan,” ujarnya, merujuk pada pertemuan puncak AS-Rusia di Alaska awal Agustus lalu, yang dikhawatirkan banyak pihak akan mengesampingkan kepentingan Ukraina dan Eropa.
“Dan dunia tahu ini. Dan dunia menghormati ini. Dunia menghormati Ukraina. Dunia memandang Ukraina setara,” ujarnya.
Utusan khusus AS, Keith Kellogg hadir dalam perayaan hari kemerdekaan di Kyiv, di mana Zelenskyy menganugerahinya penghargaan Order of Merit Ukraina tingkat pertama.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney tiba di Kyiv pada Minggu pagi untuk bertemu dengan Zelenskyy.
“Pada hari istimewa ini – Hari Kemerdekaan Ukraina – sangat penting bagi kami untuk merasakan dukungan dari teman-teman kami. Dan Kanada selalu berada di sisi kami,” tulis Andriy Yermak, kepala staf Zelenskyy.
Norwegia mengumumkan bantuan militer baru yang signifikan pada hari Minggu, menjanjikan sekitar 7 miliar kroner (695 juta dolar) untuk sistem pertahanan udara. Perdana Menteri Jonas Gahr Store mengatakan Norwegia dan Jerman bersama-sama mendanai dua sistem Patriot, termasuk rudal, dengan Norwegia juga membantu pengadaan radar pertahanan udara.
Paus Leo XIV berdoa pada hari Minggu untuk perdamaian di Ukraina saat beliau memperingati hari kemerdekaan negara itu dengan permohonan khusus dalam berkat siang mingguannya. Beliau mengatakan umat beriman bergabung dengan rakyat Ukraina “memohon agar Tuhan memberikan kedamaian bagi negara mereka yang telah menjadi martir.”
Leo juga mengirimkan telegram kepada Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk memperingati hari kemerdekaan, yang diunggah oleh pemimpin Ukraina tersebut di X bersama dengan catatan serupa dari para pemimpin dunia lainnya.
Dalam surat tersebut, Leo menegaskan doanya untuk semua rakyat Ukraina yang menderita, dan menulis: “Saya memohon kepada Tuhan untuk menggerakkan hati orang-orang yang berkehendak baik, agar gegap gempita senjata dapat mereda dan membuka jalan bagi dialog, membuka jalan menuju perdamaian demi kebaikan semua.”
Sementara itu, pertempuran terus berlanjut di garis depan di Ukraina timur, di mana Rusia pada hari Sabtu mengklaim bahwa pasukannya telah merebut dua desa di wilayah Donetsk.(yn)


