Musim jagung singkat, jadi jangan batasi pilihan.
oleh Beth Dooley, The Minnesota Star Tribune
Sekarang musim jagung, semua orang punya pendapat tentang cara terbaik memasaknya. Direbus dalam panci berisi air mendidih? Dikukus sebentar?
Lalu bagaimana dengan dipanggang? Apakah sebaiknya tongkol jagung direndam terlebih dahulu bersama kulitnya; atau kulitnya ditarik ke belakang, rambut jagung dibersihkan, lalu dibungkus kembali sebelum dipanggang; atau justru kulit dan rambutnya dilepas, kemudian dibungkus dengan alumunium foil? Perdebatan ini akan terus berlanjut seiring bara api yang kian meredup.
Penulis tetap memilih cara paling sederhana. Cukup kupas kulit jagung, bersihkan rambutnya, lalu panggang begitu saja hingga sedikit gosong. Hasilnya manis, agak renyah, dengan aroma bak popcorn panggang.
Meski sulit menandingi olesan mentega tebal, taburan garam kasar, dan lada, saya lebih suka melumuri jagung dengan saus pedas-asam ala Meksiko serta sedikit keju asin parut. Paduan rasa pedas-asam ini sangat sederhana. Cukup kocok bersama mayones berkualitas, air jeruk nipis, bubuk cabai, garam, dan lada. Saus ini memperkuat cita rasa jagung panggang sekaligus menyeimbangkan kemanisannya.
Musim jagung singkat, jadi jangan terpaku pada satu pilihan. Cobalah jagung panggang dengan minyak zaitun, kemangi, dan keju Parmesan; dengan tzatziki dan bubuk kari; atau dengan jinten, mentega kocok bercampur chili crisp, serta sedikit cuka beras. Kombinasi ini mungkin tidak cocok bagi pencinta jagung murni yang hanya percaya pada mentega dan garam.
Ini jagung yang berantakan! Lupakan tusuk khusus dengan garpu kecil di ujung tongkol yang menjaga tangan tetap bersih. Sediakan saja selang kebun di dekat meja piknik dan banyak tisu untuk mengelap tangan.
Kenapa tidak sekalian memanggang beberapa tongkol ekstra? Sisa jagung yang sudah berbumbu bisa diolah jadi pasta atau salad biji-bijian yang lezat. Cukup serut biji jagung dari tongkolnya, lalu campurkan dengan pasta panas, sedikit minyak, dan taburan keju.
Jagung Bakar dengan Aioli Pedas
Untuk 6 porsi.
Memanggang jagung memberikan aroma asap manis khas, tetapi memanggang dengan broiler juga bisa. Buat saus olesan sebelumnya agar siap dilumurkan begitu jagung panas keluar dari panggangan. Jika tidak punya panggangan, gunakan broiler dan perhatikan agar jagung tidak hangus.
Bahan:
- 1/4 cangkir mayones berkualitas (misalnya Dukes, Hellman’s, atau Sir Kensington)
- Parutan kulit dan air perasan 1 buah jeruk nipis
- 1/4 sendok teh bubuk cabai ancho (atau sesuai selera)
- Garam kasar secukupnya
- Lada hitam bubuk secukupnya
- 6 tongkol jagung segar, sudah dikupas kulitnya
- 2–3 sdm keju cotija, feta, atau ricotta, dihancurkan
- 2 sdm daun ketumbar segar cincang, plus tambahan untuk penyajian
- Potongan jeruk nipis untuk penyajian
Cara membuat:
- Panaskan panggangan atau broiler dengan suhu tinggi.
- Dalam mangkuk kecil, campur mayones, parutan kulit dan air jeruk nipis, bubuk cabai ancho, garam, dan lada sesuai selera.
- Panggang jagung hingga sedikit gosong dan matang, sekitar 7–10 menit.
- Angkat, lalu olesi tongkol panas dengan campuran mayones berbumbu. Taburi dengan keju hancur dan daun ketumbar cincang.
- Sajikan dengan tambahan ketumbar segar dan potongan jeruk nipis di sampingnya.
*** Aioli adalah saus khas Mediterania (khususnya dari Prancis selatan dan Spanyol) yang berbahan dasar bawang putih yang ditumbuk halus, kuning telur, dan minyak zaitun hingga menjadi emulsi kental mirip mayones.


