Produk dijual dengan merek Sand Bar, Arctic Shores, Best Yet, Great American, dan First Street, menurut pemberitahuan penarikan.
EtIndonesia. Sebuah perusahaan makanan menyatakan menarik kembali udang beku di sejumlah negara bagian Amerika Serikat karena kemungkinan mengandung zat radioaktif, menurut pengumuman yang dirilis Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Kamis (21/8/2025), setelah sebelumnya lembaga itu mengeluarkan peringatan terkait udang beku.
Southwind Foods, perusahaan yang berbasis di Carson, California, mengatakan secara sukarela menarik kembali “sejumlah terbatas” udang bekunya di Alabama, Arizona, California, Massachusetts, Minnesota, Pennsylvania, Utah, Virginia, dan negara bagian Washington, menurut pemberitahuan tersebut.
Udang tersebut didistribusikan antara 17 Juli hingga 8 Agustus ke pengecer, distributor, dan grosir. Produk dijual dengan merek Sand Bar, Arctic Shores, Best Yet, Great American, dan First Street, kata FDA. Perusahaan menyatakan tidak ada laporan penyakit maupun dampak kesehatan yang terkait dengan produk yang ditarik tersebut.
FDA juga mengeluarkan peringatan terpisah terkait penarikan udang Southwind Foods karena adanya Cesium-137 (Cs-137), sebuah isotop radioaktif buatan manusia. Udang itu diproses oleh perusahaan asal Indonesia, PT. Bahari Makmur Sejati, yang beroperasi dengan nama dagang BMS Foods.
Awal pekan ini, FDA merilis peringatan mengenai produk udang beku Great Value milik Walmart yang dijual di sejumlah negara bagian, karena diduga terkontaminasi isotop radioaktif. Udang tersebut juga diproses oleh perusahaan Indonesia yang sama.
Walmart kemudian melakukan penarikan produk udang beku Great Value, kata juru bicara perusahaan itu kepada media pekan ini. The Epoch Times telah menghubungi Walmart untuk dimintai komentar, namun tidak mendapat jawaban.
“Saat ini, tidak ada produk yang terbukti positif mengandung atau terindikasi Cesium-137 … yang masuk ke perdagangan di Amerika Serikat,” kata FDA pada Kamis, seraya menambahkan pihaknya bekerja sama dengan pengecer dan distributor yang menerima produk dari PT. Bahari Makmur Sejati.
FDA menyatakan pihaknya menemukan “produk dari PT. Bahari Makmur Sejati melanggar Undang-Undang Pangan, Obat, dan Kosmetik Federal karena tampaknya diproses, dikemas, atau disimpan dalam kondisi tidak higienis sehingga dapat terkontaminasi Cs-137 dan berpotensi membahayakan keselamatan.”
Sementara itu, FDA telah memasukkan PT. Bahari Makmur Sejati ke dalam daftar peringatan impor atas “kontaminasi kimia, guna mencegah produk dari perusahaan ini masuk ke Amerika Serikat” hingga masalah tersebut diselesaikan.
Cs-137 adalah produk sampingan dari reaksi nuklir, termasuk bom nuklir, uji coba, operasi reaktor, dan kecelakaan. Zat ini tersebar luas di seluruh dunia, dalam jumlah kecil bisa ditemukan di lingkungan, termasuk tanah, makanan, dan udara, menurut pejabat terkait.
“Jika Anda baru saja membeli salah satu lot udang beku mentah atau matang yang terdampak, buang segera. Jangan makan atau menyajikan produk ini,” tegas FDA, seraya menambahkan pengecer dan distributor juga harus membuang produk tersebut serta tidak menjual atau menyajikannya.
Orang yang merasa dirinya terpapar kontaminasi radiasi akibat tingginya kadar cesium dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga medis, tambah lembaga itu.
Gejala sakit akibat radiasi dapat mencakup mual, muntah, diare, demam, kelelahan, tekanan darah rendah, infeksi, kerontokan rambut, kelemahan fisik, dan perubahan mental, menurut Mayo Clinic di situs resminya.


