Pemandangan Damai di Times Square New York, Wisatawan Mancanegara Antusias Mengenal Falun Gong

EtIndonesia. Times Square New York, yang dijuluki sebagai “persimpangan dunia”, pada Sabtu sore (23/8/2025) menampilkan sebuah pemandangan damai dan tenang. Sejumlah praktisi Falun Gong dari New York dan New Jersey mengadakan latihan bersama, memperlihatkan keindahan prinsip “Sejati, Baik, Sabar” kepada publik.

Dengan iringan musik meditasi yang lembut, ratusan praktisi Falun Gong mengenakan kaos kuning, berbaris rapi di alun-alun Seventh Avenue untuk memperagakan lima perangkat latihan.

 “Ini adalah hari yang indah di New York. Di pusat kota komersial ini, kami memperlihatkan Falun Dafa, dengan prinsip Sejati, Baik, Sabar yang sudah lama dihargai di berbagai belahan dunia sepanjang sejarah,” ujar seorang praktisi Falun Gong dari New York City.

Meskipun cuaca terik dan matahari menyengat, para praktisi tetap melakukan latihan dengan hening dan damai, menciptakan kontras yang kuat dengan hiruk-pikuk sekitarnya.

23 Agustus 2025 di Times Square New York, praktisi Falun Gong memperagakan perangkat latihan kelima — meditasi. (NTDTV)
Pada Sabtu, 23 Agustus, beberapa praktisi Falun Gong dari New York dan New Jersey berkumpul di Times Square untuk sesi latihan bersama. Li Chenyang, seorang praktisi Falun Gong dan perwakilan dari panitia penyelenggara, diwawancarai oleh New Tang Dynasty Television. (New Tang Dynasty Television)

Seorang praktisi Falun Gong asal Tiongkok, Wang Hao, berkata:  “Saya telah banyak merasakan manfaat dari latihan ini, jadi saya berharap lebih banyak orang dapat mengetahui keindahan Falun Dafa. Banyak orang yang melihat pemandangan ini merasa sangat terkesan, mereka berkata ini indah sekali, lalu penasaran ingin tahu apa ini.”

Seorang turis asal Inggris mengatakan:  “Bersikap baik kepada orang lain, itu sungguh indah. Apa yang mereka lakukan ini luar biasa. Saya menerima selebaran, saya akan membacanya dengan serius dan juga memastikan anak saya membacanya.”

Shi Ning, seorang praktisi Falun Gong dari New Jersey, dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok karena terus mempraktikkan Falun Gong di Tiongkok. Ia berbagi bahwa setelah mempraktikkan Falun Gong, tidak hanya kesehatan fisik dan mentalnya membaik, tetapi ia juga menemukan tujuan hidupnya. (Wang Lifei/The Epoch Times)

Banyak wisatawan dari berbagai negara berhenti untuk menyaksikan, mengambil foto dan video, membaca brosur, bahkan ada yang langsung ikut belajar latihan di tempat.

Seorang wisatawan dari Texas yang ikut berlatih di lokasi berkata:  “Luar biasa sekali, semua orang berkumpul bersama. (Mencoba perangkat latihan pertama) rasanya sangat baik, membuat rileks.”

Seorang wisatawan asal Italia menambahkan:  “Di zaman sekarang ini, kita sangat membutuhkan lebih banyak kebaikan. Apa yang kalian lakukan ini menarik sekali, menyampaikan pesan yang meningkatkan jiwa.”

Sebuah keluarga dari Ferguson, Amerika Serikat, memuji acara tersebut sebagai “luar biasa” dan mengatakan bahwa keberanian orang-orang dalam mempertahankan keyakinan mereka patut diacungi jempol. (Wang Lifei/The Epoch Times)
Keluarga Gandhi mengatakan bahwa Falun Gong menyampaikan kerendahan hati dan kasih sayang kepada umat manusia kepada dunia. (Wang Lifei/The Epoch Times)
Joel, seorang pemuda dari Inggris, menyatakan bahwa prinsip-prinsip “Sejati-Baik-Sabar” sangat penting. (Wang Lifei/The Epoch Times)

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, diperkenalkan oleh Mr. Li Hongzhi pada tahun 1992. Latihan ini berlandaskan pada prinsip “Sejati, Baik, Sabar”, meningkatkan moralitas serta memiliki manfaat kesehatan dan penyembuhan penyakit.

Seorang praktisi asal Tiongkok, Shi Ning, berbagi pengalaman:  “Saya dulu menderita kelelahan mata yang parah. Sebagai insinyur komputer, saya bahkan tidak bisa menonton TV. Setelah mencoba latihan Falun Gong selama sebulan, penyakit saya sembuh total. Sayangnya, di Tiongkok latihan ini ditindas oleh Partai Komunis, sehingga kebenaran ditutup-tutupi dan menghalangi orang untuk mengejar peningkatan moralitas.”

Mark, seorang turis dari Puerto Rico, berbagi kesan-kesannya tentang Falun Gong. Ia mengatakan bahwa kesan umumnya sangat positif. Praktik ini dapat meningkatkan kondisi mental dan kesehatan fisik seseorang. (Wang Lifei/The Epoch Times)

Koordinator kegiatan, Li Chenyang, mengatakan:  “Kami berharap melalui demonstrasi damai ini, masyarakat bisa melihat keindahan latihan ini di tengah kesibukan kota. Kami juga ingin mengungkapkan fakta tentang penganiayaan yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok terhadap Falun Gong, termasuk penindasan lintas negara dalam beberapa tahun terakhir.”

Seorang turis asal Inggris berkomentar:  “Banyak penelitian ilmiah menunjukkan bahwa meditasi baik untuk manusia. Ini memberikan kekuatan, ketenangan, dan kebahagiaan. Saya baru saja mendengar bahwa pemerintah (PKT) berusaha menghentikan orang untuk berlatih, dan itu sangat buruk. Di sini orang bebas berkeyakinan, bukan dikontrol oleh kekuasaan.”

Praktisi Falun Dafa berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anak-anak di bawah sepuluh tahun hingga orang lanjut usia berumur 70–80 tahun, menunjukkan bagaimana Falun Dafa diterima luas oleh berbagai etnis dan usia.

Seorang reporter menjelaskan:  “Falun Gong memiliki lima perangkat latihan. Saat ini mereka sedang memperagakan perangkat kelima. Di seluruh wilayah New York Raya terdapat 31 titik latihan, semuanya mengajarkan secara gratis dan sukarela.”

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine