Pada 24 Agustus 2025, Topan “Kajiki” menghantam Sanya, Hainan. Pohon-pohon besar tercabut dari akarnya, kabel listrik terputus dan terbakar, pemandangan seperti kiamat. Kaca pintu dan jendela hotel dihantam angin kencang hingga roboh dan pecah, membuat wisatawan menjerit ketakutan dan berhamburan melarikan diri.
EtIndonesia. Topan “Kajiki” disebut sebagai topan terkuat yang mempengaruhi Sanya sejak adanya catatan meteorologi. Biro Meteorologi Provinsi Hainan menyatakan bahwa saat topan melintas, seluruh distrik di Sanya mengalami angin di atas level 14, sementara hembusan angin di Distrik Haitang mencapai level 16.
Banyak video yang beredar di internet menunjukkan angin kencang menderu di pusat kota Sanya saat topan lewat. Atap bangunan beterbangan, pintu dan jendela tercabut. Di lobi sebuah hotel, kaca pecah berantakan, meja dan kursi terbalik.
Seorang wisatawan merekam video yang menunjukkan pintu utama hotel terbuka diterjang angin, para tamu yang sedang makan berteriak panik dan berhamburan kabur.
8月24日,台风“剑鱼”经过三亚,酒店內的遊客驚慌四散。 pic.twitter.com/LDRVQE5o9c
— ying tang (@yingtan04410735) August 26, 2025
Seorang wisatawan bermarga Li, yang tengah berlibur di Sanya, menulis di media sosial: “Terjebak di Sanya: penerbangan tiba-tiba dibatalkan, terpaksa tertahan di Sanya, mengalami topan terkuat, kamar hotel mati listrik, semuanya saya alami.”
Pada 25 Agustus, Li mengatakan kepada Xiaoxiang Morning News, kaca lobi hotel terasa hampir pecah dan sudah melengkung parah. Puncak kekuatan topan terjadi sekitar 24 Agustus pukul 19.00, saat itu mereka hendak ke restoran untuk makan. “Tiba-tiba listrik padam, awalnya dikira hanya restoran yang padam, tapi ternyata seluruh hotel gelap, hanya lampu darurat yang menyala. Katanya bukan cuma hotel kami yang padam, tapi deretan hotel di sepanjang jalan juga padam. Setelah sekitar satu-dua jam, listrik baru kembali.”
Saat topan datang, jendela kamar hotel bocor, kaca bergetar keras hingga menimbulkan suara menakutkan. Li merasa cemas lalu lari bersembunyi di koridor hotel. “Sekitar pukul 12 malam kaca sudah tidak bergetar lagi, tapi suara angin tetap sangat keras.”
Menurut laporan Elephant News: “Kaca jendela lantai 17 sebuah apartemen beterbangan, mesin cuci terhempas keluar, kulkas hampir terjatuh. Karena pemilik tidak di rumah, pihak pengelola gedung memanggil tukang kunci untuk masuk dan menyelamatkan barang-barang agar tidak menimpa orang di bawah.”
Setelah topan berlalu, Sanya tampak porak-poranda. Jalanan dipenuhi pohon tumbang, banyak mobil tertimpa hingga rusak parah. Dalam sebuah video terlihat papan reklame raksasa roboh melintang di jalan, menghalangi lalu lintas.
8月25日,颱風過境三亞後的慘狀,大樹幾乎全部吹倒,許多車輛被砸。 pic.twitter.com/wOv2YgxUj7
— ying tang (@yingtan04410735) August 26, 2025
8月25日,颱風過境三亞後的慘狀,巨型廣告牌被吹倒,阻礙道路。 pic.twitter.com/kp9d2btzDo
— ying tang (@yingtan04410735) August 26, 2025
8月25日,颱風過境三亞後的慘狀。 pic.twitter.com/ks6mhPdOzt
— ying tang (@yingtan04410735) August 26, 2025
Seorang warganet yang merekam berkata: “Topan ‘Kajiki’ ini terlalu dahsyat, papan reklame sebesar ini bisa roboh dan menutup jalan, benar-benar menakutkan.”
Pemerintah Hainan menyatakan, “Kajiki” adalah topan paling parah yang mempengaruhi Sanya sejak adanya data pengamatan cuaca, mengakibatkan setidaknya 557.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik, dan 102.500 orang terdampak bencana.
8月24日,台风“剑鱼”经过三亚。 pic.twitter.com/yBaHPQtTFW
— ying tang (@yingtan04410735) August 26, 2025
8月25日,颱風過境三亞後的慘狀。 pic.twitter.com/44LDvSeSMy
— ying tang (@yingtan04410735) August 26, 2025
Banyak warganet menulis di media sosial: “Ya Tuhan!!!!!! Kekuatan 40 tahun sekali, pertama kali mengalami, benar-benar mengerikan.”
“Untungnya tidak mendarat langsung. Kalau mendarat langsung, Sanya sudah rata.”
oleh Luo Tingting / Zhu Xinrui


