Tank-tank Israel Mendekati Kota Gaza, Trump akan Berpartisipasi dalam Rencana Rekonstruksi Pasca Perang

 Israel terus melanjutkan operasi militernya di Gaza. Pada Rabu (27 Agustus), pasukan darat Israel sudah mendekati Kota Gaza. Utusan khusus Presiden Trump, Steve Witkoff, menyatakan bahwa Washington memperkirakan perang Israel–Hamas akan berakhir sebelum akhir tahun, dan Presiden Trump akan ikut serta dalam pembahasan rencana rekonstruksi pasca-perang Gaza.

EtIndonesia. Pada Rabu (27/8) dini hari, ledakan mengguncang langit Gaza, disertai cahaya api yang terlihat jelas di kejauhan.

Video yang dirilis militer Israel menunjukkan pasukan bergerak di wilayah Jabaliya, Gaza Utara.

Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan telah menghancurkan sebuah basis kelompok teroris, serta menemukan gudang senjata Hamas yang digunakan untuk merencanakan dan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa militer siap memperluas serangan ke Kota Gaza:

Netanyahu:  “Kami baru saja menyelesaikan rapat kabinet. Saya tidak bisa mengungkap terlalu banyak detail, tapi harus ditekankan: perang ini dimulai di Gaza, dan pasti juga akan berakhir di Gaza. Kami tidak akan pernah mentolerir monster kejam ini. Kami akan membebaskan semua sandera, dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel.”

Pada hari yang sama, juru bicara pemerintah Israel, David Mencer, menyatakan menyambut baik kesediaan Mesir menjadi mediator dalam konflik Gaza. Namun ia kembali menegaskan syarat mutlak untuk mengakhiri perang:


“Israel ingin mencapai kesepakatan yang penuh dan menyeluruh, agar semua sandera bisa kembali ke rumah. Tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan penahanan mereka satu hari pun lebih lama,” ujarnya. 

Sementara itu, utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff dalam wawancaranya dengan Fox News menegaskan bahwa Washington memperkirakan perang Gaza akan berakhir sebelum akhir tahun. Ia juga menyebut Presiden Trump akan ikut membahas rekonstruksi Gaza.

 “Besok (27 Agustus) kami akan mengadakan pertemuan besar di Gedung Putih, yang akan dipimpin langsung oleh Presiden. Kami sedang menyiapkan sebuah rencana yang sangat komprehensif, dan saya rasa banyak pihak akan melihat kesungguhan serta niat baik di baliknya,” katanya. 

Ia menambahkan, solusi untuk mengakhiri perang Gaza sebenarnya sudah ada di meja perundingan, tetapi Hamas terus menunda kesepakatan. Ia menegaskan Hamas harus membebaskan semua sandera, dan tidak boleh terlibat dalam pemerintahan Gaza di masa depan.

Sementara itu, dari pihak Iran, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengungkapkan bahwa tim inspektur PBB telah kembali ke Iran untuk melanjutkan pemeriksaan di fasilitas nuklir.

 “Tim pertama IAEA sudah kembali ke Iran, dan kami akan segera memulai kembali pekerjaan pengawasan,” ujar Grossi. 

Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Teheran belum mencapai kesepakatan penuh dengan IAEA mengenai pemulihan kerja sama. Ia menambahkan, inspektur akan mengawasi penggantian bahan bakar di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr.

Sejak berakhirnya “Perang 12 Hari” antara Israel dan Iran, Teheran menghentikan kerja sama dengan IAEA, serta menetapkan bahwa setiap inspeksi di masa depan harus mendapat persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Selain itu, Duta Besar Iran untuk Australia, Ahmad Sadeghi, pada Rabu meninggalkan kedutaan di Canberra.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong:  “Kemarin (26 Agustus), Australia mengambil langkah belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengusir duta besar Iran. Langkah ini diambil karena tindakan pelanggaran Iran. Tidak dapat diterima jika rezim asing merencanakan atau terlibat dalam aksi kekerasan di dalam wilayah Australia.”

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengecam Iran atas dugaan keterlibatan dalam dua serangan antisemit di Australia, dan mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Teheran serta pengusiran duta besar Iran. 

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda tentang Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine