Anjing Pemandu yang Rela Melepas Surga

Etindonesia. Suatu hari, seorang tuna netra berjalan menyeberang jalan dengan anjing pemandunya. Tiba-tiba, sebuah truk besar kehilangan kendali dan langsung menghantam mereka. Sang pemilik tewas di tempat, dan anjingnya yang setia itu pun ikut mati di bawah roda, berusaha melindungi tuannya.

Mereka berdua kemudian tiba di gerbang surga.

Seorang malaikat menghadang mereka dan berkata dengan berat hati: “Maaf, surga hanya menyisakan satu tempat. Salah satu dari kalian harus pergi ke neraka.”

Mendengar itu, si pemilik buru-buru berkata:  “Anjingku tidak tahu apa itu surga atau neraka. Biarkan aku yang memutuskan.”

Malaikat memandangnya dengan sinis dan menjawab: “Tidak, setiap jiwa sama berharganya. Kalian harus melalui perlombaan untuk menentukan siapa yang masuk ke surga.”

Perlombaan ke Gerbang Surga

Perlombaan itu sederhana: siapa yang lebih dulu sampai ke gerbang surga, dialah yang masuk. Malaikat menjelaskan, kali ini sang pemilik sudah bukan orang buta lagi—karena sebagai roh, kecepatannya tidak ditentukan fisik, melainkan oleh seberapa murni dan baik hatinya.

Lomba dimulai. Anehnya, sang pemilik berjalan pelan-pelan saja. Lebih mengejutkan lagi, anjing penuntunnya juga tidak berlari, melainkan tetap berjalan di samping tuannya, setia mengimbangi langkahnya. Itulah kebiasaan yang telah dia pelajari bertahun-tahun: selalu berada di sisi tuannya, melindunginya.

Malaikat mulai sadar: pemilik itu sebenarnya bisa dengan mudah memenangkan lomba dengan menyuruh anjingnya berhenti di akhir. Dia merasa kesal pada kelicikan si pemilik. 

Maka, dia berteriak kepada anjing itu:  “Kamu sudah mengorbankan hidupmu demi tuanmu. Sekarang tuanmu bukan lagi buta. Kamu tak perlu menjaganya lagi. Cepatlah lari ke surga!”

Namun, baik si pemilik maupun anjingnya sama sekali tidak menggubris. Mereka tetap berjalan perlahan, seperti sedang menikmati jalan sore.

Keputusan yang Mengejutkan

Beberapa langkah sebelum garis akhir, pemilik memberi perintah agar anjingnya duduk. Malaikat menatapnya dengan rasa muak. 

Tetapi, tiba-tiba si pemilik menoleh dan berkata sambil tersenyum:  “Akhirnya aku bisa memastikan anjingku masuk surga. Yang paling aku takutkan adalah dia menolak masuk, hanya ingin bersamaku. Jadi aku ingin membantunya membuat keputusan.”

Dia lalu melanjutkan dengan mata berkaca-kaca: “Selama ini aku buta, dan dia selalu menuntunku. Ini pertama kalinya aku bisa melihatnya dengan mataku sendiri. Karena itu aku ingin berjalan pelan-pelan, agar bisa melihatnya lebih lama. Tapi sekarang waktunya tiba—surga adalah tempat yang pantas untuknya. Tolong, jaga dia baik-baik.”

Seketika, dia memberi perintah pada anjingnya untuk maju. Begitu anjing itu melangkah melewati gerbang surga, sang pemilik jatuh perlahan seperti sehelai bulu, menuju arah neraka.

Kesetiaan yang Tak Terpisahkan

Melihat tuannya jatuh, anjing itu langsung berbalik dan berlari mengejarnya. Malaikat panik, berusaha mengejarnya dengan mengepakkan sayap, tapi sia-sia. Karena jiwa anjing penuntun itu adalah jiwa paling murni dan penuh kasih, kecepatannya bahkan melebihi para malaikat di surga.

Maka, dia tetap bersama tuannya. Meski itu berarti turun ke neraka, anjing penuntun itu tetap memilih untuk menjaga tuannya selamanya.

Malaikat berdiri terpaku, lalu berbisik lirih: “Sejak awal aku salah. Kedua jiwa ini adalah satu kesatuan, mereka tidak bisa dipisahkan…”

Kisah ini mengingatkan kita: cinta sejati dan kesetiaan tidak mengenal batas—bahkan surga dan neraka pun tak bisa memisahkan jiwa yang sudah menyatu.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda tentang Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine