EtIndonesia. Ada seorang konglomerat Amerika yang seumur hidupnya jatuh bangun di dunia bisnis, bekerja keras hingga akhirnya mengumpulkan kekayaan hingga puluhan juta dolar. Suatu hari, saat sakit parah dan menyadari hidupnya tak lama lagi, dia memanggil kesepuluh putranya ke sisi ranjang, lalu mengumumkan pembagian warisan.
Dia berkata: “Aku memiliki harta sebanyak 10 juta dolar. Kalian masing-masing akan mendapat 1 juta. Tetapi, harus ada satu orang yang bersedia mengeluarkan 100 ribu dolar untuk mengurus pemakamanku, dan 400 ribu dolar untuk disumbangkan ke panti sosial. Sebagai gantinya, aku akan memperkenalkan 10 orang sahabat terbaikku.”
Putra bungsunya akhirnya memilih untuk menerima tanggung jawab itu. Maka sang ayah memperkenalkannya kepada 10 sahabat karibnya, sebelum akhirnya meninggal dunia.
Warisan yang Berbeda
Setelah kematian sang ayah, kesepuluh anak itu hidup dengan uang warisan masing-masing. Namun, karena terbiasa hidup boros, beberapa tahun kemudian uang mereka pun habis.
Si bungsu, yang awalnya mendapat lebih sedikit karena sebagian dipakai untuk biaya pemakaman dan amal, kini bahkan hanya tersisa 1.000 dolar di rekeningnya. Dalam keputusasaan, dia teringat kepada pesan ayahnya dan memutuskan untuk mengundang 10 sahabat ayahnya makan malam bersama.
Pertolongan yang Tak Terduga
Ketika jamuan usai, para sahabat ayahnya berkata dengan penuh rasa haru: “Di antara semua anak, hanya kamu yang masih mengingat kami. Sebagai balasan atas ketulusanmu, kami akan membantumu.”
Mereka pun masing-masing memberikan seekor sapi betina yang sedang bunting dan 1.000 dolar tunai, serta banyak nasihat berharga dalam berbisnis.
Dengan modal dan dukungan itu, si bungsu mulai melangkah ke dunia usaha. Bertahun-tahun kemudian, dia justru tumbuh menjadi seorang konglomerat yang lebih kaya daripada ayahnya sendiri. Dia juga selalu menjaga hubungan erat dengan 10 sahabat ayahnya.
Nama putra bungsu itu adalah Frank Mayville, yang kelak dikenal sebagai salah satu pengusaha besar Amerika.
Nilai Hidup yang Abadi
Ketika ditanya tentang rahasia kesuksesannya, Mayville berkata: “Ayahku pernah berkata: sahabat lebih berharga daripada semua uang di dunia, dan persahabatan lebih abadi daripada semua harta. Itu memang benar.”
Uang bisa memberi kita kesenangan sesaat, tetapi tidak selamanya. Namun, persahabatan sejati dan hubungan yang tulus dapat memberi dukungan, semangat, dan kekuatan seumur hidup.
Sahabat baik adalah harta terbesar dalam hidup—dan juga harta yang paling abadi.


