Penipuan oleh Warga Tionghoa Mengincar Lansia, Mahasiswa Tiongkok Terlibat – Tabungan Hidup Korban Ludes

EtIndonesia. Jaksa federal Amerika Serikat kembali mengungkap sebuah kasus penipuan lintas negara dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta dolar. Sebanyak 25 mahasiswa asal Tiongkok ditangkap sebagai pelaku utama, setidaknya 15 di antaranya berasal dari Flushing, New York. Mereka khusus menargetkan lansia yang tidak paham teknologi modern dan tergolong rentan, sehingga banyak orang tua kehilangan seluruh tabungan hidupnya. 

Generasi muda yang dibesarkan dalam sistem indoktrinasi Partai Komunis Tiongkok (PKT) ini, bukannya membawa hal positif saat merantau ke Amerika, malah berubah menjadi pelaku kriminal, sesuatu yang membuat banyak orang merasa prihatin sekaligus miris.

Jaksa menjelaskan, kelompok penipuan ini sudah beroperasi sejak 2019 di California Selatan. Anggotanya mayoritas etnis Tionghoa, sebagian berstatus ilegal. Mereka bekerja sama dengan sindikat penipuan telepon asal India, menyamar sebagai teknisi komputer, pejabat pemerintah, atau pegawai bank. Dengan tipu daya “pengembalian dana keliru” ditambah manipulasi psikologis, mereka memaksa korban menyerahkan uang.

Para korban biasanya diperintahkan mengirim uang tunai melalui jasa kurir ke rumah sewaan jangka pendek, lalu diambil oleh para “kurir uang” (money mule) yang terus berpindah-pindah alamat untuk menghindari pelacakan.

Sebagian besar terdakwa dalam kasus ini berasal dari Flushing, New York. Pelaku utama di antaranya Wang Hua, Su Weining, dan Xu Xiaolei. Nama lain yang terlibat: Cao Hongsen dan Zhang Zhiyi dari Los Angeles, serta Chen Dudu dari Austin.

Mereka dijerat dengan dakwaan konspirasi penipuan lewat surat dan telekomunikasi, serta pencucian uang. Ancaman hukuman maksimal mencapai 40 tahun penjara.

Dalam beberapa tahun terakhir, maraknya telepon penipuan sangat mengganggu kehidupan masyarakat Amerika, terutama lansia yang memiliki tabungan tetapi kurang memahami teknologi, sehingga kerap menjadi target utama dan mengalami kerugian besar.

Untuk melawan para penipu ini, sejumlah pembuat konten independen turut ambil bagian dalam “perang melawan penipuan.” Mereka berpura-pura menjadi korban, lalu merekam interaksi dengan penipu dan menyebarkannya sebagai konten edukasi agar masyarakat lebih waspada.

Dalam kasus kali ini, YouTuber anti-penipuan terkenal “Scammer Payback” dan “Trilogy Media” turut membantu polisi mengidentifikasi sejumlah anggota inti kelompok tersebut, sehingga aparat berhasil membongkar jaringan sepenuhnya.

Namun yang mengkhawatirkan, semakin banyak mahasiswa Tiongkok yang terlibat sebagai pelaku dalam kasus-kasus seperti ini. Mereka, yang seharusnya memanfaatkan masa studi untuk menimba ilmu dan memperluas wawasan, justru menyalahgunakan pengetahuan yang diperoleh untuk merancang skema kriminal.

Pada Juli lalu, delapan mahasiswa Tiongkok juga didakwa dalam kasus “pop-up computer scam” (penipuan jendela pop-up komputer). Lebih dari 50 lansia di seluruh AS menjadi korban, dengan kerugian melebihi 10 juta dolar AS.

Laporan Komisi Peninjauan Ekonomi dan Keamanan AS-Tiongkok bahkan mencatat, hanya pada tahun 2024, kerugian akibat penipuan yang berasal dari Tiongkok sudah melampaui 5 miliar dolar AS. Modusnya mencakup phishing email, penipuan asmara, jebakan di media sosial, hingga lowongan kerja palsu.

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap modus “penipuan pengembalian dana.” Jangan pernah mentransfer uang, mengirim uang tunai, atau menginstal perangkat lunak kendali jarak jauh yang diberikan orang asing. Jika menghadapi situasi mencurigakan, segera hubungi bank atau pihak kepolisian.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine