Dua jet tempur Venezuela dalam dua hari berturut-turut terbang melintasi kapal perusak Angkatan Laut AS USS Jason Dunham di perairan internasional Amerika Selatan. Sejumlah pejabat Departemen Pertahanan AS menyebut tindakan itu tengah berkembang menjadi sebuah “konfrontasi berbahaya”.
Menurut informasi, Presiden AS Donald Trump akan mengerahkan 10 jet tempur siluman F-35 ke Puerto Riko, sebagai bagian dari operasi pemberantasan narkoba. AS menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin sebuah kartel narkoba, dan Trump kini meningkatkan tekanannya.
EtIndonesia. Pada Selasa (2 September), militer AS melancarkan serangan dan menenggelamkan sebuah kapal Venezuela yang membawa narkoba, menewaskan 11 orang. Trump menyatakan kapal itu milik geng kriminal Tren de Aragua, yang telah dimasukkan AS ke daftar organisasi teroris.
Baru-baru ini, Venezuela mengerahkan dua jet tempur F-16 untuk melintas di atas kapal perang AS USS Jason Dunham, salah satu dari tiga kapal perusak yang dikerahkan Angkatan Laut AS di perairan Amerika Latin dalam beberapa pekan terakhir.
Belum jelas apakah jet F-16 Venezuela itu membawa persenjataan, sementara USS Jason Dunham tidak mengambil tindakan. Pentagon kemudian mengkonfirmasi insiden tersebut dan menyebutnya sebagai “tindakan provokatif yang jelas ditujukan untuk mengganggu operasi kontra-narkotika dan kontra-terorisme kami.”
Menanggapi meningkatnya ketegangan dalam beberapa hari terakhir, ketika ditanya apa yang akan dilakukan jika jet Venezuela kembali melintas di atas kapal perang AS, Trump menjawab:
“Kalau mereka (rezim Maduro) melakukannya lagi, mereka akan mendapat masalah. Kami akan membuat mereka mengerti soal ini.”
Trump juga mengatakan ia telah menginstruksikan Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine: “Kalau mereka melakukan itu, kamu punya kewenangan penuh untuk menentukan tindakan. Jika mereka terbang secara berbahaya, kamu bersama kapten kapal bisa memutuskan bagaimana menyikapinya.”
Menurut pejabat AS, Trump akan mengirim 10 jet tempur siluman F-35 ke kawasan Karibia untuk menjalankan misi melawan kartel narkoba. Jet-jet itu diperkirakan akan tiba paling cepat akhir pekan depan.
Reuters melaporkan, F-35 adalah jet tempur siluman berteknologi sangat canggih yang efektif melawan Angkatan Udara Venezuela, termasuk jet F-16 mereka.
Jet-jet tersebut nantinya akan bergabung dengan kapal perang AS yang sudah berada di Laut Karibia bagian selatan. Saat ini, AS memiliki sedikitnya tujuh kapal perang di kawasan itu, dengan lebih dari 4.500 pelaut dan marinir di dalamnya. Satuan Ekspedisi Marinir ke-22 juga sedang mengadakan latihan amfibi dan penerbangan di selatan Puerto Riko.
Penempatan baru ini dilakukan di atas pengerahan besar yang sudah ada sebelumnya di Karibia. Trump sedang menunaikan janji kampanyenya untuk memberantas kelompok penyelundup narkoba ke Amerika Serikat.
Sumber : NTDTV.com


