EtIndonesia. Beberapa jam setelah menjabat, Elisabet Lann, Menteri Kesehatan Swedia yang baru diangkat, pingsan di atas panggung saat konferensi pers pada hari Selasa (9/9).
Insiden itu terjadi ketika wanita berusia 48 tahun itu berdiri di samping Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson dan pemimpin partai Demokrat Kristen Ebba Busch, menjawab pertanyaan dari para jurnalis.
Rekaman momen tersebut, yang dibagikan di media sosial, menunjukkan Lann mendengarkan dengan saksama seorang pejabat lain sebelum tiba-tiba mencondongkan tubuh ke depan, jatuh dari mimbar transparan, dan jatuh ke lantai.
Video tersebut menunjukkan Busch segera bergegas ke sisi Lann dan menggulingkannya sementara para pejabat dan jurnalis lain berkerumun untuk membantu. Lann tampak pingsan selama beberapa saat sebelum ditolong oleh petugas keamanan pemerintah.
Swedish Health Minister Elisabet Lann has collapsed during a press conference. No known condition as of yet. pic.twitter.com/SNIVANYlCX
— Trending Now ON X (@TrendingNowVidz) September 9, 2025
Lann kembali ke ruang pengarahan tak lama kemudian, menjelaskan kejadian yang tiba-tiba itu.
“Ini bukan hari Selasa yang normal, dan inilah yang bisa terjadi ketika gula darah Anda turun,” ujarnya kepada para wartawan, seperti dilaporkan SVT.
Dia kemudian keluar ruangan lagi tetapi tampak pulih tanpa cedera serius. Belum dilaporkan apakah dia menerima perawatan medis formal.
Konferensi pers berakhir setelah kejadian tersebut, dan sesi tanya jawab dibatalkan.
Lann diangkat menjadi Menteri Kesehatan pada hari yang sama setelah pengunduran diri pendahulunya, Acko Ankarberg Johansson, pada hari Senin. Johansson memegang jabatan tersebut selama tiga tahun dan pertama kali memulai kariernya di Partai Demokrat Kristen Swedia pada tahun 1986.
Lann adalah anggota lama Partai Demokrat Kristen. Sebelumnya, dia menjabat sebagai anggota dewan kota di Gothenburg mulai tahun 2019. Menurut profil LinkedIn-nya, dia memegang gelar magister dalam studi perdamaian dan pembangunan serta ilmu politik. Dia juga pernah menjabat sebagai wakil direktur Kantor Kabinet dan ikut serta dalam Penyelidikan Tanggung Jawab Perawatan Kesehatan. (yn)


