EtIndonesia. Biro Investigasi Federal (FBI) dan otoritas Utah telah merilis foto-foto baru “orang yang dicurigai” terkait pembunuhan aktivis konservatif dan sekutu dekat Presiden Donald Trump, Charlie Kirk, di Universitas Utah Valley.
Dalam foto-foto tersebut, seorang pemuda bertopi baseball dan kacamata hitam terlihat di tangga sebuah gedung. Dia terlihat membawa ransel hitam dan mengenakan kemeja bergambar bendera Amerika.
“Kami meminta bantuan publik untuk mengidentifikasi orang yang dicurigai ini terkait dengan penembakan fatal Charlie Kirk di Universitas Utah Valley,” kata kantor FBI di Salt Lake City di X pada hari Kamis (11/9), sambil membagikan empat foto baru tersangka.
Penembak yang membunuh Kirk dan kemudian menghilang dari atap dan masuk ke hutan masih buron lebih dari 24 jam kemudian.
Yang Kami Ketahui Tentang Terduga Penembak
Tangkapan layar tersebut diambil dari rekaman pengawasan kampus sebelum Kirk ditembak mati, kata Departemen Keamanan Publik Utah.
Menurut pihak berwenang, tersangka diyakini seorang mahasiswa. FBI telah mengumumkan hadiah hingga 100.000 dolar untuk informasi yang mengarah pada identifikasi dan penangkapan orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan Kirk.
Para pejabat mengatakan mereka bekerja “sepanjang waktu” untuk menemukan tersangka sementara perburuan terhadap pelaku terus berlanjut. Pihak berwenang juga menemukan “senapan bolt-action berkekuatan tinggi”—senjata yang diyakini digunakan dalam penembakan mematikan tersebut. Senapan itu ditemukan di dalam handuk di area hutan dekat lokasi penembakan, menurut Agen Khusus FBI Salt Lake City, Robert Bohls.
Sebuah peluru bekas ditemukan dari bilik peluru, dan tiga peluru lainnya dimasukkan ke dalam magasin. Senjata dan amunisi tersebut sedang dianalisis oleh penegak hukum di laboratorium federal.
Dia lebih lanjut menyatakan bahwa “jejak alas kaki” dan “jejak lengan bawah” juga telah ditemukan, yang juga sedang dalam proses penyelidikan.
“Saya bisa katakan ini adalah serangan yang ditargetkan,” komentar Bohls mengenai serangan tersebut.
Sebelumnya, polisi mengatakan Kirk tewas akibat satu peluru yang ditembakkan dari atap Losee Centre kampus, sebuah gedung kampus yang berjarak sekitar 90-180 meter dari area kejadian.
Namun, mereka belum menyebutkan nama tersangka atau menyebutkan motif pembunuhan yang mereka anggap sebagai tindakan kekerasan politik terbaru yang mengguncang Amerika Serikat di seluruh spektrum ideologi.
Pembunuhan Charlie Kirk
Serangan itu, yang dilakukan di siang bolong saat Kirk berbicara tentang isu-isu sosial dari halaman universitas, terekam dalam video-video mengerikan yang tersebar di media sosial.
Video-video tersebut memperlihatkan Kirk, sekutu dekat Presiden Donald Trump yang memainkan peran berpengaruh dalam menggalang dukungan bagi pemilih muda Partai Republik, berbicara ke mikrofon genggam ketika tiba-tiba sebuah tembakan terdengar. Kirk terlihat mengulurkan tangan kanannya saat darah mengucur dari sisi kiri lehernya. Penonton yang terkejut terkesiap dan berteriak sebelum orang-orang mulai berlarian.
Penembak, yang menurut para penyelidik berbaur dengan kerumunan kampus karena penampilannya yang “seperti mahasiswa”, melepaskan satu tembakan dari atap tempat mereka bertengger sebelum melompat kabur. (yn)


