EtIndonesia. Di daratan Tiongkok kembali terjadi kasus penyerangan berdarah. Seorang pria di Kota Handan, Provinsi Hebei, menyerang orang dengan pisau dapur di jalan umum. Seorang wanita ditebas hingga tubuhnya berlumuran darah, kondisi hidup atau matinya belum diketahui. Hingga kini, media sosial Tiongkok sepenuhnya melakukan sensor.
Video yang beredar di internet menunjukkan peristiwa itu terjadi di dekat Biro Mineral Distrik Pertambangan Fengfeng, Handan. Rekaman memperlihatkan seorang pria di siang bolong mengejar orang dengan pisau dapur, lalu menebas mereka secara brutal. Seorang wanita terkena tebasan bertubi-tubi hingga akhirnya tergeletak di genangan darah.
Tayangan juga menunjukkan, setelah polisi menerima laporan dan tiba di lokasi, pelaku masih terus menebas orang lain lebih dari 20 kali tepat di depan aparat. Namun, beberapa polisi di tempat kejadian tidak berani maju untuk menyelamatkan korban, sehingga memicu pertanyaan dan kritik di internet.
Di media sosial Tiongkok seperti Weibo dan Douyin, banyak terdapat jejak pencarian terkait kasus ini, tetapi semua video sudah diblokir.
Dalam beberapa tahun terakhir, Handan telah berulang kali diguncang kasus penyerangan berdarah yang mengejutkan masyarakat.
Pada 15 Agustus tahun lalu, Ketua Bank Handan, Zheng Zhiying, ditikam hingga tewas oleh seorang pelaku yang dikabarkan merupakan kepala cabang bank tersebut. Motifnya diduga karena pelaku mengetahui dirinya akan dipecat menjelang pensiun, sehingga nekat melakukan pembunuhan.
Pada Maret tahun lalu, tiga siswa SMP di Handan yang kerap membully seorang anak laki-laki berusia 13 tahun, bersekongkol membunuhnya dengan sekop, lalu mengubur jasadnya di rumah kaca sayuran yang sudah terbengkalai. Peristiwa itu memicu kemarahan luas masyarakat Tiongkok.
Sumber : NTDTV. com


