Pada 14 September, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio berkunjung ke Israel dan meninjau Tembok Ratapan, situs suci umat Yahudi. Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa hubungan AS–Israel kokoh seperti batu karang.
EtIndonesia. Kunjungan Rubio ke Yerusalem dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan sekutu-sekutunya di Timur Tengah, setelah Israel melancarkan serangan terhadap pemimpin Hamas di Qatar. Rubio, didampingi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengunjungi Tembok Ratapan di Yerusalem.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan: “Saya percaya kunjungannya (Rubio) membuktikan ketahanan dan kekuatan aliansi AS–Israel. Sama kokohnya seperti batu Tembok Ratapan yang baru saja kita sentuh.”
Sebelum berangkat, Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintahan Trump tidak senang dengan serangan Israel terhadap Hamas di wilayah Qatar. Namun, ia menegaskan bahwa hubungan AS–Israel tetap “sangat kuat.”
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyatakan bahwa serangan Israel terhadap pemimpin Hamas di negaranya tidak akan menghentikan Qatar untuk tetap bekerja sama dengan AS dan Mesir dalam upaya mediasi pembebasan sandera. Namun, ia mengecam keras serangan udara Israel tersebut.
Selama kunjungan Rubio, militer Israel melanjutkan operasi pembersihan terhadap kelompok Hamas di Kota Gaza, yang memaksa ribuan warga sipil mengungsi.
Dalam beberapa hari terakhir, Pasukan Pertahanan Israel telah menghancurkan sejumlah gedung tinggi di Kota Gaza.
Seorang warga Palestina mengatakan: “Mereka (Israel) menyerang gedung-gedung tempat tinggal. Kami khawatir akan keselamatan anak-anak, jadi kami pergi. Kami tinggalkan pakaian dan semua barang, lalu pergi begitu saja.”
Militer Israel juga mengkonfirmasi bahwa dalam sebuah operasi di Beit Hanoun, bagian paling utara Jalur Gaza, setidaknya 11 anggota Hamas tewas di dalam sebuah terowongan.
Sumber : NTDTV.com


