EtIndonesia. Susu kedelai dikenal sebagai “susu dari tumbuhan” karena kaya akan protein nabati berkualitas tinggi, vitamin A, vitamin B kompleks, isoflavon kedelai, saponin, lesitin kedelai, serat pangan, fosfor, zat besi, dan seng.
Susu kedelai tidak mengandung laktosa maupun kolesterol, sehingga bagi penderita penyakit tertentu bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibanding susu sapi.
7 Khasiat Susu Kedelai
Acara Kesehatan 1+1 yang dibawakan oleh JOJO merangkum tujuh manfaat utama susu kedelai:
- Mengurangi pembentukan lemak – Kedelai kaya protein dan isoflavon, sehingga cocok untuk mencegah obesitas.
- Mencegah kanker payudara dan prostat – Isoflavon kedelai merupakan fitoestrogen yang dapat menghambat efek estrogen alami tubuh, sehingga menurunkan risiko kanker payudara.
- Mengontrol gula darah – Produk kedelai dapat menurunkan kadar gula darah, membantu penderita diabetes mengatur gula darah, serta meningkatkan toleransi glukosa.
- Mencegah penyakit jantung – Isoflavon, saponin, dan protein kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), mencegah arteriosklerosis, dan mengurangi risiko stroke serta penyakit kardiovaskular.
- Menyehatkan otak – Lesitin kedelai dapat meningkatkan fungsi otak, memperkuat daya ingat, dan mengurangi kelelahan otak.
- Menyehatkan usus & mencegah sembelit – Serat pangan dan oligosakarida dalam susu kedelai mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, sehingga memperbaiki lingkungan usus dan melancarkan buang air besar.
- Mencegah osteoporosis – Isoflavon kedelai membantu penyerapan kalsium dan mencegah pengeroposan tulang.
Waktu Terbaik Minum Susu Kedelai
Seorang ahli gizi asal Jepang menyarankan dua waktu terbaik untuk minum susu kedelai agar nutrisinya terserap maksimal:
- Pagi hari setelah bangun tidur – Tubuh lebih mudah menyerap nutrisi dari susu kedelai.
- Malam hari – Penyerapan isoflavon kedelai lebih tinggi di malam hari, dapat menghambat pembentukan lemak malam hari, membantu penurunan berat badan, serta menambah manfaat kesehatan lainnya.
5 Pantangan Saat Minum Susu Kedelai
- Jangan minum susu kedelai mentah – Susu kedelai yang tidak direbus mengandung zat beracun yang dapat mengganggu metabolisme protein dan mengiritasi usus. Harus direbus pada suhu 100°C selama ±10 menit.
- Jangan simpan dalam termos – Kondisi hangat dalam termos membuat bakteri berkembang biak, sehingga susu kedelai cepat asam dan rusak dalam 3–4 jam.
- Jangan minum terlalu banyak sekaligus – Bisa menyebabkan gangguan pencernaan, perut kembung, atau diare.
- Jangan diminum saat perut kosong – Protein dalam susu kedelai akan langsung digunakan sebagai energi dan tidak memberi manfaat maksimal. Lebih baik diminum bersama makanan berkarbohidrat seperti roti atau mantou.
- Jangan diminum bersama obat-obatan tertentu – Misalnya antibiotik tetrasiklin atau eritromisin, karena dapat merusak kandungan gizi susu kedelai.
5 Golongan Orang yang Tidak Cocok Minum Susu Kedelai
- Penderita gangguan fungsi ginjal
- Penderita hipertiroidisme (kelenjar tiroid terlalu aktif)
- Penderita penyakit yang bergantung pada hormon
- Penderita fatty liver (perlemakan hati)
- Orang yang alergi terhadap protein kedelai
Sumber : NTDTV.com


