Sambutan Raja Charles III Paling Megah untuk Trump — AS dan Inggris Teken Kesepakatan Puluhan Miliar Dolar AS

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang melakukan kunjungan bersejarah ke Inggris. Pada Rabu (17 September), keluarga kerajaan Inggris menggelar upacara penyambutan paling megah dalam hampir satu abad terakhir di Kastil Windsor, yang berusia hampir seribu tahun, untuk menyambut kedatangan Presiden Trump dan Ibu Negara Melania.

 “Pada Rabu, keluarga kerajaan Inggris di Kastil Windsor menggunakan pasukan kehormatan dan tata upacara tertinggi untuk menyambut Presiden Trump dan Ibu Negara Melania. Pada Rabu malam, Raja Charles III menggelar jamuan kenegaraan untuk pasangan Trump, para pejabat, serta para pemimpin teknologi dan bisnis Amerika, menegaskan hubungan persahabatan lintas generasi antara AS dan Inggris, serta mendorong kerja sama global di berbagai bidang,” ujar reporter NTD Zhang Liang melaporkan. 

Selain pemeriksaan pasukan kehormatan, Angkatan Udara Kerajaan Inggris melakukan atraksi udara. Sembilan pesawat terbang dalam formasi melewati lapangan kastil, sembari mengeluarkan asap berwarna merah, putih, dan biru.

Rombongan Trump juga menyaksikan pertunjukan besar dari kelompok musik militer, termasuk orkestra kerajaan, angkatan darat, dan angkatan udara Inggris, yang memainkan lagu-lagu terkenal seperti “Battle Hymn of the Republic”, “Land of Hope and Glory”, dan “Auld Lang Syne”.

Trump dan Melania kemudian mengunjungi Green Drawing Room di kastil, untuk melihat koleksi kerajaan yang berhubungan dengan sejarah Amerika, termasuk edisi pertama buku dan lukisan cat air, serta surat-surat dari raja.

Malam harinya, sekitar 150 tamu hadir dalam jamuan kenegaraan di St. George’s Hall, Kastil Windsor. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer serta para pemimpin teknologi Amerika yang mendampingi Trump turut hadir dalam jamuan makan malam tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan:  “Menjadi presiden AS pertama yang diundang berkunjung, saya merasa sangat terhormat. Ini benar-benar salah satu kehormatan terbesar dalam hidup saya.”

Pemerintah Inggris dalam pernyataannya menyebut bahwa perusahaan teknologi papan atas AS, termasuk Microsoft dan Google, telah berkomitmen untuk berinvestasi sebesar 31 miliar pound sterling (sekitar 42 miliar dolar AS) guna memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan di Inggris.

 “Pada Kamis (18 September), Trump akan mengunjungi kediaman resmi Perdana Menteri Starmer di pedesaan untuk melakukan pertemuan, yang akan ditutup dengan konferensi pers bersama. Diperkirakan, selama kunjungan ini, AS dan Inggris akan menandatangani serangkaian perjanjian bilateral yang mencakup bidang teknologi dan energi nuklir,” ujar reporter Zhang Liang. (***)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine