Ukraina Balas Gila-gilaan! Markas Rusia Luluh Lantak, Krimea dan Kursk Hancur

EtIndonesia. Perang invasi Rusia ke Ukraina yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun memasuki fase baru. Ukraina melancarkan gelombang serangan balik di berbagai front, menghantam markas komando, gudang amunisi, hingga sistem pertahanan udara Rusia. Di saat yang sama, ketegangan antara NATO dan Rusia kian meningkat, sementara sekutu Rusia di Eropa, Belarus, mulai menunjukkan keraguan.

Serangan Balik Ukraina: Pokrovsk Jadi Titik Panas

Pertempuran memanas di Pokrovsk, wilayah penting di Donetsk. Menurut laporan Bild (Jerman), jet Ukraina menjatuhkan bom presisi GBU-62 ke markas Rusia yang tersembunyi di kompleks tambang Mirnohrad. Ledakan besar meluluhlantakkan bangunan, api membumbung tinggi, dan asap pekat menutupi langit. Kota yang dulu dihuni 46 ribu jiwa itu kini hampir hancur, mayoritas penduduknya telah mengungsi.

Pengepungan di Dobropillia

Ukraina mempersempit kepungan di Dobropillia, membuat pasukan Rusia panik. Beberapa unit bahkan ditinggalkan komandannya saat mundur.

  • 29 Agustus 2025: Ukraina menyerang gudang drone di Luhansk, menghancurkan lebih dari 19.000 unit.
  • Minggu lalu: Depot senjata milik Divisi Infanteri Bermotor ke-70 Rusia juga hancur, mengakibatkan banyak amunisi dan kendaraan terbakar.

Front Timur: Kupiansk dan Sumy

Ukraina juga unggul di Kupiansk dan Sumy.

  • Kupiansk: serangan besar menghancurkan posisi Rusia.
  • Sumy (Alekseyevka): titik pertahanan Rusia terkepung, jalur suplai terakhir ditutup. Resimen ke-30 Rusia mengalami kerugian besar.
  • Kindrativka: Brigade Marinir Rusia ke-810 terlibat pertempuran jarak dekat dan menderita kekalahan parah.

Kelelahan pasukan Rusia membuat garis pertahanan Sumy kian rapuh.

Serangan Khusus di Kursk dan Zaporizhzhia

Pasukan khusus Ukraina berhasil menggempur fasilitas vital Rusia:

  • Kursk: barak, gudang amunisi, dan pusat logistik hancur; lebih dari 20 drone menghantam markas pasukan Chechen “Akhmat”.
  • Zaporizhzhia: Brigade Asyur ke-12 menggagalkan serangan Rusia ke dua desa, menewaskan lebih dari 100 tentara Rusia serta menghancurkan tank dan kendaraan lapis baja.
  • Wilayah Selatan: Brigade Laut ke-40 menenggelamkan dua kapal pendarat Rusia dengan drone FPV, menggagalkan upaya penyeberangan sungai.

NATO vs Rusia: Ketegangan di Langit Eropa

Benturan udara semakin intens.

  • 22 September 2025: Pesawat intai Rusia IL-20M masuk ke wilayah Baltik. NATO mengerahkan dua jet Eurofighter Jerman dan dua JAS-39 Gripen Swedia untuk mencegatnya. Rusia menolak komunikasi dan akhirnya dipaksa keluar.
  • 19 September 2025: Tiga jet MiG-31 Rusia melanggar wilayah Estonia hingga 12 menit sebelum diusir jet F-35 Italia.

Menurut Menhan Polandia, Rusia sudah sekitar 40 kali melanggar wilayah udara Estonia. Ada pula dugaan Rusia menempatkan kapal selam di dekat kabel bawah laut dan mengganggu GPS Eropa. Estonia pun meminta sidang darurat DK PBB, sementara Dewan Atlantik Utara NATO menggelar pertemuan khusus.

Belarus: Sekutu yang Mulai Ragu

Belarus, sekutu utama Rusia, mulai menunjukkan tanda goyah. Presiden Alexander Lukashenko menegaskan tidak ingin negaranya terseret perang.

AS dan Eropa menawarkan bantuan ekonomi, sementara Belarus diam-diam menarik sebagian kendali militernya dari Rusia. Jika Belarus benar condong ke Barat, jarak tank NATO ke Moskow hanya beberapa ratus kilometer—sebuah skenario yang sangat dikhawatirkan Kremlin.

Ukraina Hantam Krimea

Serangan Ukraina ke Krimea semakin intens:

  • Dua pesawat anti-kapal selam Be-12 Rusia hancur.
  • Tiga helikopter Mi-8 dan radar canggih Nebo-U senilai lebih dari USD 124 juta luluh lantak.
  • 21 September 2025: Rudal dan drone Ukraina menyerang sanatorium Foros, tempat elite Rusia biasa berlibur. Dua orang tewas dan 15 luka-luka.

Ada laporan tak terkonfirmasi bahwa Vladimir Saldo, pejabat tinggi kolaborator Rusia di Kherson, ikut tewas.

Serangan Balik ke Wilayah Rusia

Ukraina meluncurkan ratusan drone ke wilayah Rusia, menghantam Moskow, Rostov, Volgograd, dan Voronezh.

  • Fasilitas energi di Samara terbakar, termasuk pipa minyak, kilang, dan jalur gas.
  • Ironisnya, sistem pertahanan Pantsir Rusia salah sasaran: bukannya menembak jatuh drone Ukraina, justru menghantam gedung apartemen warga.

Teknologi Baru: Drone Murah tapi Mematikan

Ukraina semakin mengandalkan drone FPV jarak dekat yang efektif menimbulkan kerugian besar. Laporan menyebut, 70% kerugian Rusia kini disebabkan drone kecil ini.

Dalam peristiwa unik, seorang relawan Ukraina menembak jatuh rudal jelajah Kh-69 Rusia dengan senapan mesin Maxim berusia 100 tahun.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menegaskan Ukraina kini mampu memproduksi senjata senilai 30 miliar dolar per tahun, tiga kali lipat anggaran militernya. Eropa pun mulai berinvestasi di industri pertahanan Ukraina.

Rusia Kehilangan Puluhan Ribu Prajurit

Pada 18 September 2025, Presiden Vladimir Putin mengklaim 700.000 tentara Rusia ditempatkan di “zona operasi militer khusus”. Namun analis Barat memperkirakan, sejak 2022 Rusia telah kehilangan lebih dari 70 ribu prajurit, membuat kekuatan efektifnya menurun drastis.

Guncangan di Internal Rusia

Media Rusia melaporkan Jenderal Alexander Lapin, komandan Distrik Militer Leningrad, dicopot dari jabatannya akibat kegagalan di Ukraina.

Sebaliknya, Ukraina justru mengangkat komandan muda berusia 26–30 tahun yang sukses di medan perang—kontras dengan struktur militer Rusia yang masih didominasi pejabat tua.

Kesimpulan

Perang memasuki babak baru dengan titik balik signifikan:

  • Rusia menghadapi tekanan berat di medan tempur dan diplomasi.
  • Ukraina makin percaya diri dengan teknologi drone murah, serangan presisi, serta dukungan Eropa.
  • NATO siaga penuh, sementara sekutu terakhir Rusia, Belarus, mulai goyah.

Situasi di front Rusia–Ukraina kini benar-benar berada di persimpangan sejarah, dengan potensi mengubah peta geopolitik dunia.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine