EtIndonesia. Seorang gadis yang sejak lahir menderita penyakit jantung bawaan akhirnya menginjak usia menikah. Namun, mungkin karena penyakitnya itu, beberapa kali hubungannya dengan para pemuda selalu berakhir kandas. Hatinya hancur, dan keluarganya pun mulai mencari jalan untuk mencarikannya donor jantung.
Hingga suatu hari, kesempatan itu benar-benar datang. Seorang wanita meninggal karena kecelakaan mobil, dan jantungnya berhasil ditransplantasikan ke tubuh sang gadis. Operasi berjalan sangat sukses. Hari demi hari, kondisi gadis itu membaik. Semua orang merasa bahagia melihatnya sehat kembali.
Namun kebahagiaan itu tak berhenti di situ. Tak lama setelah sembuh, seorang pria tampan, penuh pesona, dan luar biasa dalam banyak hal tiba-tiba hadir dalam hidupnya. Dia jatuh cinta pada sang gadis pada pandangan pertama, memberi perhatian penuh, dan tak lama kemudian mereka menikah, disaksikan doa restu dari keluarga dan kerabat.
Setelah menikah, gadis itu menyadari satu kebiasaan aneh pada suaminya: dia suka sekali menempelkan telinganya di dada istrinya, mendengarkan detak jantungnya. Awalnya, gadis itu merasa bahagia dan terharu. Namun, suatu hari, dia mendengar dari kerabat sang suami bahwa dulu suaminya pernah memiliki seorang istri yang sangat cantik—sayangnya, wanita itu meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.
Sekejap, jantung gadis itu berdegup kencang. Rasa takut dan curiga mulai muncul. Dengan hati yang gelisah, dia mendatangi rumah sakit tempat transplantasi dilakukan, dan dengan bantuan seorang dokter yang baik hati, dia mengetahui nama sang donor jantung.
Setibanya di rumah, dia mulai memeriksa barang-barang pribadi suaminya dengan teliti. Pada sebuah buku tebal, dia akhirnya menemukan secarik kertas. Di atasnya, tertulis jelas nama yang sama—nama wanita yang jantungnya kini berdetak di dalam tubuhnya.(jhn/yn)


