20 Ledakan Guncang Kursk! Ukraina Serang Kilang Minyak Hingga Pangkalan Rudal Rusia

EtIndonesia. Konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina memasuki babak baru yang semakin intens. Dalam rentang waktu 23–24 September 2025, Ukraina melancarkan serangkaian serangan besar-besaran yang menargetkan wilayah strategis Rusia, dari kota perbatasan Kursk hingga kilang minyak jauh di Orenburg.

Serangan Besar di Kursk: 20 Ledakan Mengguncang Kota

Pada 24 September malam, Ukraina menyerang kota strategis Kursk, wilayah perbatasan Rusia, dengan sistem roket HIMARS dan puluhan drone. Serangan itu menimbulkan lebih dari 20 ledakan besar, disertai bola api raksasa yang terlihat hingga jauh di wilayah Ukraina.

Rekaman dari lokasi memperlihatkan kobaran api besar. Warga melaporkan dentuman keras beruntun, sementara sebagian jaringan listrik di Kursk padam. Gubernur sementara Kursk, Stepanov, hanya mengakui adanya kerusakan fasilitas energi tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Salah satu target utama adalah Kota Lgov di Kursk, yang selama ini berfungsi sebagai pusat transportasi militer Rusia. Jalur ini menjadi tulang punggung logistik pasukan Rusia di front timur. Serangan Ukraina diyakini memiliki nilai strategis tinggi, karena langsung mengganggu pergerakan militer Rusia.

Serangan ke Pangkalan Rudal Rusia di Krasnodar

Selain Kursk, Staf Umum Ukraina mengonfirmasi bahwa pada akhir Agustus 2025, mereka sukses menyerang pangkalan pelatihan rudal Rusia di Krasnodar.

Serangan drone tersebut menghancurkan:

  • 1 sistem peluncur Iskander 9P78-1,
  • 5 truk pengangkut Iskander-M,
  • 1 kendaraan komando KMAZ-5350.

Aksi balasan ini disebut sebagai langkah Ukraina menyeimbangkan keadaan, setelah sebelumnya Rusia menyerang beberapa basis latihan militer Ukraina.

Kilang Minyak Orenburg Diserang: Jarak 1.400 Km dari Ukraina

Pada 23 September 2025, Ukraina meluncurkan drone ke kilang minyak Sadovatele di dekat Orenburg, Rusia. Kilang raksasa dengan kapasitas lebih dari 10 juta ton per tahun itu terbakar hebat, disertai ledakan beruntun.

Ini adalah serangan kedua dalam sepekan, setelah fasilitas yang sama juga dihantam pada 18 September 2025. Fakta bahwa kilang ini terletak lebih dari 1.400 km dari perbatasan Ukraina menunjukkan meningkatnya kemampuan serangan jarak jauh Kyiv.

Selain itu, Ukraina juga menyerang dua jalur pipa minyak di Bryansk dan Samara, yang mengganggu suplai energi Rusia. Data intelijen menyebut, sejak Agustus, Ukraina telah menyerang 16 dari 38 kilang minyak Rusia, memangkas lebih dari 1 juta barel produksi harian, sekaligus menurunkan ekspor solar Rusia ke titik terendah sejak 2020.

Pertahanan Rusia Bermasalah: Rudal Salah Sasaran

Masalah internal juga menimpa Rusia. Pada 23 September 2025, sebuah sistem pertahanan udara Pantsir-S1 di Moskow salah sasaran dan rudalnya jatuh ke gedung apartemen di Koshkino. Atap bangunan hancur, puing-puing berserakan, meski tidak ada korban jiwa.

Insiden ini menambah panjang daftar kasus “salah tembak” Rusia sejak awal invasi 2022, yang semakin menyoroti lemahnya sistem pertahanan Rusia sendiri.

 Keberhasilan Ukraina di Donetsk

Di garis depan, pasukan Ukraina mencatat kemenangan di Donetsk pada akhir September 2025. Mereka merebut kembali 2 km² wilayah dan membebaskan sebuah desa yang dikuasai Rusia.

Sekitar 50 tentara Rusia ditawan dalam operasi itu. Video dari medan tempur memperlihatkan tentara Ukraina mengibarkan bendera nasional, kendaraan lapis baja berpatroli, serta puluhan tentara Rusia yang ditangkap.

Meski wilayah yang direbut relatif kecil, Staf Umum Ukraina menilai kemenangan ini sebagai pintu masuk untuk operasi lebih luas di garis pertahanan Rusia.

Dukungan Barat Mengalir

Dukungan militer dari Barat terus menguat. Jerman mengirim 50 unit kendaraan lapis baja Dingo 2 yang dijuluki “benteng bergerak”, tahan terhadap ranjau, berdaya jelajah 1.000 km, serta dilengkapi senjata otomatis.

Sementara itu, Uni Eropa tengah menyiapkan kenaikan tarif impor minyak Rusia, langkah yang diyakini semakin menekan pendapatan energi Moskow.

Insiden Internasional: GPS Pesawat Menteri Spanyol Diganggu

Ketegangan internasional meningkat ketika pesawat Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles mengalami gangguan GPS saat menuju Lithuania pada 23 September 2025. Peristiwa itu terjadi di dekat wilayah Kaliningrad, Rusia.

Meski tidak terjadi kecelakaan, insiden ini memperkuat kekhawatiran mengenai meningkatnya penggunaan perang elektronik Rusia di kawasan Baltik.

Sebagai respons, Italia menegaskan dukungan penuh pada Estonia, setelah jet Rusia melanggar wilayah udaranya. Italia kini menempatkan 500 tentara dan sistem pertahanan udara tambahan di Estonia.

Pergeseran Sikap Donald Trump

Kejutan diplomatik datang dari Sidang Umum PBB di New York, 23 September 2025. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy bertemu Presiden AS, Donald Trump.

Trump yang sebelumnya dikenal skeptis terhadap dukungan ke Ukraina, kini menyatakan: “Rusia adalah harimau kertas. Tiga tahun lebih berperang, tapi tanpa hasil. Ukraina bisa menang, tapi kemenangan itu bergantung pada dukungan Uni Eropa.”

Pernyataan Trump ini disambut positif oleh Zelenskyy dan para pemimpin Eropa, termasuk Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang menyebutnya sebagai sinyal kuat bahwa Barat semakin solid mendukung Ukraina.

 Kesimpulan

Serangan-serangan Ukraina pada 23–24 September 2025 memperlihatkan eskalasi signifikan dalam perang. Dengan kemampuan drone jarak jauh yang mampu menjangkau lebih dari 1.000 km, Kyiv berhasil menekan jantung infrastruktur energi Rusia.

Sementara itu, dukungan Barat terus mengalir, baik dalam bentuk bantuan persenjataan maupun langkah ekonomi. Di sisi lain, Rusia justru menghadapi masalah internal, dari rudal salah sasaran hingga kerugian besar di sektor energi.

Perang ini kini tidak hanya berfokus di garis depan Ukraina, tetapi sudah merambah jauh ke wilayah dalam Rusia, dengan implikasi geopolitik yang semakin luas.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine