Mahasiswi 18 Tahun di Tiongkok Tewas Ditabrak Dosen di Hari Ulang Tahunnya, Kampus Diduga Tekan Topik Pencarian Terpanas di Medsos

Pada 27 September 2025, terjadi kecelakaan serius di dalam kampus Universitas Teknologi Selatan Tiongkok (South China University of Technology/华南理工大学), Guangzhou, Tiongkok. Beberapa orang tertabrak mobil, seorang mahasiswi tewas di tempat. Seorang rekan mahasiswa mengungkapkan, pada hari itu adalah ulang tahun ke-18 korban. Usai merayakan ulang tahun dan turun membuang sampah, ia ditabrak mobil yang dikendarai seorang dosen pria universitas tersebut. Setelah kejadian, pihak kampus diduga menekan media sosial agar insiden ini tidak menjadi trending hingga memicu kemarahan mahasiswa.

EtIndonesia. Pada 28 September 2025 malam, seorang saksi mata mengatakan kepada media daratan Tiongkok Jimu News bahwa sebuah kecelakaan terjadi di dekat apartemen dosen D4 Universitas Teknologi Selatan Tiongkok. Jalan di lokasi tidak terlalu lebar. Ia mendengar suara keras “dug” dan mengira mobil menabrak sesuatu. Saat keluar, ia baru mengetahui bahwa yang ditabrak adalah orang.

Media The Paper mengutip keterangan seorang mahasiswa bahwa kecelakaan terjadi di antara asrama dosen D4 dan asrama mahasiswa C3 di kampus Universitas Teknologi Selatan Tiongkok. Jalan ini biasanya sepi kendaraan. 

Korban adalah mahasiswi baru jurusan teknik listrik angkatan 2025, bermarga Lu, sementara seorang mahasiswa jurusan tari terluka. Pengemudi adalah dosen Fakultas Seni universitas tersebut, bermarga Jin.

Menurut mahasiswa lain, korban Lu berasal dari Guangxi, berkepribadian ceria dan ramah. Pada hari kejadian, 27 September, tepat ulang tahun ke-18, ia baru saja merayakan ulang tahun bersama teman sekamarnya. Saat turun untuk membuang sampah, hanya sekitar 100 meter dari asramanya, ia ditabrak mobil hingga tewas.

Banyak orang yang mengetahui kejadian ini membagikan cerita di internet:  “Seorang gadis baru saja meniup lilin ulang tahun ke-18 dengan teman-temannya, turun buang sampah, tapi tidak pernah kembali. Orang tuanya baru tiga minggu lalu mengantarnya masuk kuliah…”

“Dia teman seangkatan SMA saya, sangat berprestasi. Dari kota kecil di Guangxi berhasil masuk universitas 985, itu sangat sulit. Mengapa nasibnya seperti ini?”

Laporan polisi menuai keraguan

Pada 28 September, polisi Panyu, Guangzhou mengeluarkan pernyataan: 27 September pukul 21.40, sebuah mobil menabrak dua pejalan kaki di sebuah jalan perumahan di Xiaoguwei. Satu orang meninggal setelah gagal diselamatkan, satu lagi dirawat lalu pulang. Pengemudi bermarga Jin dinyatakan bebas dari dugaan mabuk maupun narkoba.

Namun, banyak warganet mempertanyakan laporan polisi yang dianggap mengecilkan fakta:

  • “Itu bukan perumahan biasa, tapi area kampus Universitas Teknologi Selatan Tiongkok.”
  • “Pengemudi adalah dosen fakultas seni bernama Jin.”
  • “Korban adalah mahasiswa baru yang baru saja berulang tahun ke-18, habis buang sampah langsung meninggal.”
  • “Mengapa disebut ‘perumahan’? Supaya universitas tidak perlu bertanggung jawab?”
  • “Seperti apa kecepatan mobil hingga bisa membuat korban tewas seketika, padahal ini di dalam kampus?”

Beberapa orang juga menduga adanya upaya menutupi fakta yang sebenarnya. Pasalnya, sebelumnya beredar kabar pengemudi mabuk dan sempat melarikan diri.

Kampus Tekan berita, Mahasiswa Bongkar Identitas Dosen

Mahasiswa menuduh pihak universitas menekan penyebaran berita dengan sejumlah pernyataan :

  • “Jangan hanya sibuk menekan trending topic, lebih baik gunakan tenaga dan dana itu untuk melindungi keselamatan mahasiswa. Sikap kampus setelah kejadian ini sangat mengecewakan.”
  • “Di platform sosial banyak postingan tentang kejadian ini dihapus. Apakah baru diungkap karena sudah tidak bisa ditutup-tutupi?”

Mahasiswa juga membongkar identitas pengemudi: Jin, dosen tari Fakultas Seni, anggota Partai Komunis Tiongkok (PKT), pernah membawa mahasiswa tampil dalam acara propaganda “Selamanya Ikut Partai” yang diselenggarakan CCTV.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine