EtIndonesia. Rusia melancarkan serangkaian rudal dan drone ke Ukraina dalam serangan besar-besaran semalam, menewaskan sedikitnya lima orang dan merusak infrastruktur sipil termasuk fasilitas energi di berbagai wilayah, kata para pejabat di Kyiv pada hari Minggu.
Moskow telah meningkatkan serangan yang menargetkan jaringan energi dan lokasi produksi gas Ukraina menjelang musim dingin keempat perang yang sedang berlangsung, dan di saat upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik terhenti.
Empat korban tewas dalam serangan semalam tersebut merupakan anggota satu keluarga ketika bangunan tempat tinggal mereka di wilayah barat Lviv yang berbatasan dengan Polandia hancur, kata jaksa setempat.
Sebuah kawasan industri di ibu kota regional Lviv juga menjadi sasaran dan terbakar, sementara sebagian kota mengalami pemadaman listrik, kata Wali Kota Andriy Sadovyi, yang telah mendesak warga pada Minggu pagi untuk tetap di dalam rumah.
Serangan terbesar dalam perang di Lviv, kata gubernur
Ledakan terdengar di langit pagi yang gelap saat pertahanan udara menyerang target dari beberapa arah. Serangan di Lviv merupakan yang terbesar dalam perang di wilayah tersebut, kata Gubernur Maksym Kozytskyi, seraya menambahkan bahwa serangan tersebut melibatkan 140 pesawat tanpa awak dan 23 rudal.
Di desa di luar Lviv tempat para anggota keluarga tewas, petugas penyelamat menggali tumpukan puing. Hanya fondasi bangunan mereka yang tersisa, sementara 10 rumah di dekatnya rusak parah, kata Volodymyr Hutnyk, seorang pejabat setempat.
Di Zaporizhzhia, satu orang tewas dan 10 lainnya luka-luka dalam serangan yang menyebabkan lebih dari 73.000 pelanggan kehilangan aliran listrik. Layanan listrik telah pulih menjadi lebih dari 20.000 pada sore hari, kata Gubernur Ivan Fedorov.
Infrastruktur sipil juga rusak di wilayah Ivano-Frankivsk, Vinnytsia, Chernihiv, Kherson, Kharkiv, dan Odesa, kata Perdana Menteri Yulia Svyrydenko. Fasilitas energi juga rusak di Zaporizhzhia dan wilayah Chernihiv utara. Perusahaan gas dan minyak negara Ukraina, Naftogaz, mengatakan Rusia telah menyerang dan merusak infrastruktur gas, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukannya telah menyerang fasilitas industri militer Ukraina serta infrastruktur gas dan energi semalam.
Polandia menerbangkan jet tempur untuk memastikan keselamatan udara
Polandia, anggota NATO, mengatakan telah menerbangkan pesawat pada Minggu pagi.
“Pesawat Polandia dan sekutu beroperasi di wilayah udara kami, sementara sistem pertahanan udara berbasis darat dan pengintaian radar telah disiagakan dalam kondisi siaga tertinggi,” kata komando operasional Polandia dalam sebuah unggahan di X.
Bandara Lithuania di Vilnius ditutup selama beberapa jam semalam setelah adanya laporan tentang kemungkinan serangkaian balon yang menuju bandara pada Sabtu malam.(yn)


