National Hospital Dukung Indonesia Bebas Kanker Prostat dan Kanker Serviks di HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan ITS dan Dies Natalis ke-65 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

SURABAYA, 15 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) ITS dan Dies Natalis ke-65 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), National Hospital Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Seminar Awam Kesehatan Reproduksi dan Pemeriksaan Kanker Gratis (PSA dan HPV) tgl 16 Oktober 2025

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan kanker prostat serta kanker serviks — dua jenis kanker yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Dukungan National Hospital pada kegiatan ini mencerminkan komitmen rumah sakit untuk berkontribusi dalam edukasi publik dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak — termasuk perguruan tinggi dan organisasi sosial — National Hospital berharap dapat memperkuat peran rumah sakit sebagai mitra strategis dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan reproduksi.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam membangun kesadaran kesehatan di masyarakat,” ujar Ang Hoey Tiong, CEO National Hospital Surabaya. “Kami siap menjadi bagian dari gerakan bersama menuju Indonesia yang lebih sehat melalui deteksi dini, edukasi, dan pelayanan medis yang berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan pasien.”

Sebagai institusi layanan kesehatan yang terus berinovasi, National Hospital dilengkapi dengan fasilitas diagnostik modern dan tenaga medis berpengalaman yang mendukung pemeriksaan kanker secara akurat dan cepat. Melalui dukungan pada kegiatan ini, National Hospital mengajak masyarakat — khususnya pria berusia di atas 50 tahun — untuk melakukan pemeriksaan PSA gratis sebagai deteksi dini kanker prostat, serta para perempuan untuk mengikuti skrining HPV guna mencegah kanker serviks sedini mungkin.

Karena sesungguhnya, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine