EtIndonesia. Baru-baru ini, beredar luas di internet sebuah video yang dibuat dengan teknologi AI yang menggambarkan berbagai adegan di Tiongkok setelah kejatuhan Partai Komunis Tiongkok (PKT).
Menurut data dari Global Center for Quitting the CCP (Pusat Layanan Global untuk Mundur dari PKT), hingga kini sudah ada 453,378,813 juta warga Tiongkok yang menyatakan “tiga pengunduran diri” (San Tui) — yakni keluar dari Partai Komunis, Liga Pemuda, dan Pionir Muda. Banyak warga berharap PKT segera runtuh, agar mereka dapat menyambut lahirnya Tiongkok baru tanpa komunisme yang telah lama mereka dambakan.
Pada 20 Oktober, YouTuber “Cai Jing Leng Yan” (Pandangan Dingin Soal Ekonomi) membagikan video tersebut.
Video itu menampilkan berbagai adegan yang telah lama diidam-idamkan rakyat Tiongkok, namun sudah lama menjadi kenyataan di dunia bebas. Dalam salah satu adegan, seorang pejabat berdiri di panggung dan berkata:
“Kami akan menetapkan sebuah konstitusi untuk melindungi hak asasi manusia dan kebebasan setiap warga negara di negeri ini.”
Tampak pula potret mantan pemimpin Partai Komunis Mao Zedong diturunkan dari gerbang Tiananmen.
中共垮台后的场景,在我脑海里已经盘旋了无数遍! pic.twitter.com/g0UiiSXGIM
— 周君红(原深圳律师) (@zhoujunhong2024) October 19, 2025
Seorang pembaca berita melaporkan bahwa banyak kasus politik pada masa pemerintahan komunis kini dibuka kembali, dan sejumlah tahanan politik telah dibebaskan serta akhirnya bisa berkumpul kembali dengan keluarga mereka.
Dalam adegan lain, ditampilkan program pemilihan wali kota Shanghai. Seorang kandidat mengatakan bahwa pembangunan Shanghai tidak boleh hanya berupa gedung pencakar langit — para pekerja migran adalah pembangun kota ini, dan pendidikan serta layanan kesehatan bagi anak-anak mereka juga harus dijamin.
Video itu juga memperlihatkan antrean panjang warga di tempat pemungutan suara. Seseorang berkomentar: “Wah, antriannya cepat juga!” Warga dari berbagai usia tampak bahagia saat menyalurkan suara mereka yang berharga.
Netizen berkomentar:
“Luar biasa! Semoga cepat menjadi kenyataan!”
“Menanti hari itu segera tiba.”
“Inilah China Dream yang sesungguhnya.”
Ada pula yang menulis:
“Inilah arti hidup yang sebenarnya — kebebasan adalah nilai paling berharga dalam kehidupan.”
“Saudara sebangsa, semangatlah! Keadilan, kebebasan, dan demokrasi harus kita perjuangkan sendiri.”
Warga Tionghoa perantauan juga menulis di media sosial:
“Jika rakyat Tiongkok bersatu hati, pasti bisa menumbangkan iblis komunis!”
Sebagian lainnya memuji video tersebut:
“Keren sekali, pembuatannya sungguh serius dan luar biasa!”
“Kekuatan video semacam ini jangan dianggap remeh.”
Saat ini, semakin banyak orang di seluruh dunia yang menyatakan pengunduran diri dari organisasi PKT di situs Global Pengunduran Diri dari PKT.
Tragedi jatuhnya aktor Yu Menglong dari gedung tinggi memicu gelombang baru orang yang keluar dari organisasi komunis itu.
Para penandatangan berasal dari Tiongkok, Taiwan, Kanada, Amerika Serikat, dan negara lain. Mereka mengatakan bahwa insiden Yu Menglong membuat mereka semakin menyadari kegelapan sistem komunis Tiongkok, sehingga memutuskan untuk tidak lagi bersekongkol dengannya.
Tigabelas warga dari Kota Linyi, Provinsi Shandong, menulis dalam pernyataan mereka:
“Dari kasus Hu Xinyu hingga pengambilan organ paksa praktisi Falun Gong, dari ‘insiden bakar diri palsu di Tiananmen’ hingga ‘tragedi jatuhnya Yu Menglong’ — semua ini adalah hasil dari korupsi dan ketidakmampuan Partai Komunis. Tampaknya Surga benar-benar akan memusnahkan partai itu. Kami menyatakan keluar dari organisasi Partai, Liga Pemuda, dan Pionir Muda.”
Sumber : NTDTV.com


