EtIndonesia. Sebuah pesawat ringan jatuh saat lepas landas di Bandara Paramillo, Venezuela, di negara bagian Tachira pada hari Rabu
(22/10), menewaskan dua awaknya.
Pesawat bermesin ganda Piper PA-31T1 (registrasi YV 1443) gagal naik saat mencoba lepas landas sekitar pukul 09.52 waktu setempat, mogok tak lama setelah lepas landas, dan jatuh ke landasan pacu, lalu terbakar.
Dos personas murieron tras el accidente de una avioneta Piper PA-31T1 Cheyenne I, matrícula YV1443, que se estrelló este miércoles en el aeropuerto de Paramillo, en San Cristóbal, estado Táchira, Venezuela.
— Jorge Falcøn (@n_falc30168) October 23, 2025
El siniestro ocurrió durante la maniobra de despegue pic.twitter.com/X0ziW08MiW
Institut Nasional Aeronautika Sipil (INAC) mengonfirmasi bahwa tim darurat dan pemadam kebakaran segera merespons dan mengaktifkan Junta Investigadora de Accidentes de Aviacion Civil (JIAAC) untuk menyelidiki insiden tersebut sesuai dengan peraturan Venezuela.
Rekaman awal menunjukkan pesawat sempat naik ketinggian sebelum kehilangan kendali dan jatuh. Sumber awal menyebutkan kemungkinan ban pecah saat lepas landas, meskipun penyelidikan masih berlangsung.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap tebal mengepul dari landasan pacu bandara. Menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24, jet tersebut telah terbang di Venezuela dan juga baru-baru ini melakukan perjalanan ke Panama dan Kuba.(yn)


