Kasus “Anak Liar” di Yunnan, Tiongkok  Terus Meluas — Warganet Diduga Temukan “Markas Pelatihan”

Baru-baru ini, kasus “anak liar dari Yunnan” yang disebut sebagai “anak yang diperlakukan seperti anjing (犬化小孩)” terus berkembang di media sosial Tiongkok. Warganet terus membocorkan lebih banyak informasi. 

Beberapa di antara mereka mengaku bahwa saat berwisata ke Dali, Yunnan tahun lalu, mereka sempat memotret tempat yang diduga sebagai “markas pelatihan”, di mana terdapat anjing dan anak-anak, dan video yang beredar menunjukkan bahwa tindakan kekerasan tersebut telah berlangsung lama serta melibatkan lebih dari satu anak.

EtIndonesia. Seorang warganet membagikan pengalamannya ketika berwisata bersama pacarnya di Dali tahun lalu. Ia menulis bahwa saat itu musim dingin, mereka berdua mengenakan jaket tebal, namun melihat seorang anak perempuan telanjang merangkak di tanah.

Sama seperti bocah laki-laki “anak liar” yang kini jadi sorotan, anak perempuan itu juga dikelilingi beberapa anjing, serta dua orang dewasa berpakaian normal yang tampak sedang “menuntunnya jalan”, sambil menatap tajam dan penuh kewaspadaan ke arah pasangan tersebut.

Karena merasa suasana sangat aneh dan menakutkan, pasangan itu diam-diam mengambil beberapa foto, lalu segera pergi dengan motor dan melapor ke polisi.

Setelah penyelidikan, polisi menemukan bahwa pria yang mengaku sebagai ayah anak itu adalah pemilik peternakan anjing. Ketika pasangan tersebut ikut ke lokasi untuk memastikan, mereka mendapati tempat itu ternyata bekas lokasi kegiatan yang sudah ditinggalkan.

Pacar warganet itu juga menulis postingan yang membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, polisi saat itu mencurigai adanya kegiatan memelihara “manusia liar” dan dugaan perdagangan manusia, sehingga lokasi peternakan langsung dipasangi garis polisi. Di tempat itu hanya ada seorang wanita seperti pembantu rumah tangga, yang mengatakan bahwa “majikannya sedang tidak di rumah”.

Namun, saat polisi dan warga sedang berada di lokasi, mereka melihat beberapa orang melarikan diri melalui pintu lain dan kabur dengan mobil pickup.

Pada malam harinya, sepasang pria dan wanita yang mengaku sebagai orang tua anak itu datang ke kantor polisi untuk membuktikan identitas mereka. Polisi tidak mengambil tindakan apa pun, hanya meminta pasangan pelapor untuk tidak menyebarkan informasi tersebut agar “tidak merusak citra daerah setempat”.

Untuk membuktikan kebenaran ceritanya, pasangan itu mengunggah tangkapan layar percakapan mereka dengan teman dalam keadaan panik, disertai foto-foto lokasi peternakan dan beberapa gambar orang-orang yang terlibat.

Walaupun fotonya agak buram, jika diperhatikan dengan saksama, tampak jelas seorang anak telanjang berkulit hitam legam sedang jongkok di tanah.

Kasus “anak liar dari Yunnan” pertama kali mencuat pada 16 Oktober 2025, ketika di area istirahat jalan tol Yaxi, Sichuan, seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun terlihat telanjang bulat, berambut kusut, tubuh kotor, merangkak dan menggigit seperti anjing, tanpa kemampuan berbicara — sementara kedua orang tuanya tampak berpakaian rapi.

Media kemudian melaporkan bahwa keluarga itu berasal dari Desa Xinzheng, Kecamatan Wuliangshan, Kabupaten Nanjian, Dali, Yunnan, dan saat itu sedang bepergian dengan mobil van melewati jalan tol tersebut.

Kemudian muncul video lain yang diduga menunjukkan keluarga yang sama. Dalam video itu, selain anak laki-laki yang merangkak, tampak pria tersebut menekan anak telanjang yang lebih kecil agar tengkurap, sementara anak itu menolak.

Ada juga video lain yang memperlihatkan pria itu berjalan di jalan umum dengan tiga ekor anjing dan anak-anaknya, di dekat sebuah mobil van hijau.

Warganet menyusun kronologi “anak yang diperlakukan seperti anjing”

  • 9 Desember 2023: Warganet memotret anak telanjang itu sedang bermain dengan mainan umum di sebuah restoran di Kota Tua Dali. “Saat itu cuaca sangat dingin, perempuan yang bersamanya mengenakan jaket tebal dan sepatu musim dingin, tapi tetap kedinginan.”
  • Juni 2024: Pria yang sama terlihat berjalan bersama tiga anjing dan anak laki-laki, di dekat mobil van biru/hijau.
  • Agustus 2024: Saksi mata melihat pria itu bersama dua anak — keduanya telanjang, dan pria itu tampak menekan anak kecil agar tengkurap.
  • September 2024: Di sebuah pulau di Zhanjiang, pria itu terlihat lagi bersama dua anak dan anjing.
  • Agustus 2025: Di SPBU Dali, Yunnan, anak itu terlihat menjilat cairan kuning tak dikenal.
  • 24 September, 12 Oktober, dan 15 Oktober 2025: Anak itu kembali terlihat di area istirahat jalan tol, memicu perhatian besar di internet.
  • 19 Oktober 2025: Di Chongzhou, Sichuan, anak itu lagi-lagi terlihat telanjang dan merangkak di tanah.

Beberapa foto lain yang beredar sulit dipastikan waktunya. Salah satunya menunjukkan anak itu di kompleks perumahan Fangcheng, Guangxi, satu lagi memperlihatkan wajah anak dicat putih seperti badut, diduga untuk menghindari pengenalan wajah oleh sistem AI. Ada pula foto yang memperlihatkan anak itu makan bersama anjing di tengah hujan tanpa busana.

Seorang warganet berspekulasi: “Berdasarkan foto di tempat kejadian, wajah anak itu dicat putih dengan hidung hitam. Apakah ada orang yang sengaja melakukan ini agar sistem pengenalan wajah AI tidak dapat mengidentifikasi identitas dan asal-usul anak tersebut?”

Warganet: “Anak yang berperilaku seperti anjing” bukan hanya satu — di baliknya mungkin ada jaringan industri

Warganet menganalisis bahwa jika kesaksian para saksi mata benar, maka menunjukkan bahwa “anak liar” seperti itu kemungkinan tidak hanya satu. Baik gadis dari Dali tahun lalu maupun bocah laki-laki di area peristirahatan tahun ini memperlihatkan ciri-ciri yang sangat mirip, seperti bertelanjang, berjalan bersama anjing, dan merangkak.

Salah satu komentar menulis: “Sekarang diduga, kelompok anak liar ini terkait dengan penculikan perempuan, penahanan ilegal, penyiksaan anak (hingga mati), dan penganiayaan dengan sengaja (lihat saja istrinya, mereka pasangan sah tapi kondisi mentalnya tidak normal). Sekarang ada pihak yang turun tangan, jadi semakin mencurigakan, seolah ada organisasi besar yang memanfaatkan tubuh anak-anak untuk perdagangan ilegal atau bahkan eksperimen manusia.”

Komentar lain menyebut: “Apakah ini ada hubungannya dengan kasus di Haikou, di mana ditemukan tiga bayi dikurung di kandang anjing di bagasi mobil? Rasanya ini seperti bagian dari rantai industri.”

Ada juga yang berspekulasi: “Menurutku, pria yang membawa anak itu secara terbuka di tempat umum mungkin sedang melakukan siaran langsung besar-besaran. Apakah ini semacam uji coba terang-terangan? Ada yang bilang pernah melihat anak itu di dark web. Beberapa warganet menemukan bahwa pria itu sendiri berlatar belakang teknologi komputer — apakah ini mungkin semacam ‘real show’ untuk para penyimpang di dark web?

 Lihatlah — pria itu dengan santainya membawa ‘anak anjing’ manusia berjalan ke mana-mana di seluruh negeri, tak ada yang berani menindak, tak ada yang bisa menindak. Selain kemarahan para warganet, pemerintah tidak berbuat apa-apa. Ini masih disebut negara hukum?!

 Anak itu sudah terekspos beberapa hari, tapi pihak berwenang hanya memberi tanggapan ringan, tidak mengambil tindakan apa pun! Hari ini bahkan masih ada yang melihat anak itu telanjang di pinggir jalan. Di mana pengawasannya? Di mana perlindungannya?”

Komentar lain menyebut: “Deskripsi itu tepat — benar-benar terasa seperti pertunjukan kelainan berskala mini.”
“Benar-benar tak habis pikir dengan pemerintah — melindungi secara terang-terangan, tak ada yang mengurus.”
“Inilah bagian yang paling tak masuk akal dari kasus ini.”

Hingga kini, menghadapi gelombang besar kritik dan seruan publik, pihak berwenang belum memberikan tanggapan apa pun, dan justru menyensor serta menghapus informasi di berbagai platform media sosial. (Hui/asr)

Laporan oleh Li Li / Lin Qing

INSPIRASI ERABARU

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda tentang Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

Lima Tanda di Pagi Hari yang Menunjukkan Tubuh Anda dalam Kondisi Baik

Banyak masalah kesehatan kronis tidak menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk menunjukkan keberadaannya. Menit-menit setelah bangun tidur dapat menjadi jendela yang memperlihatkan apa yang dilakukan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine