Satu Niat Baik Dapat Mengubah Seluruh Hidup Seseorang

EtIndonesia. Bertahun-tahun yang lalu, seorang guru sedang tidur siang di rumah ketika tiba-tiba telepon berdering. 

Begitu dia angkat, terdengar suara pria asing dan kasar:“Anakmu mencuri buku di toko kami, sekarang sudah kami tangkap. Cepat datang!”

Di dalam telepon, terdengar suara seorang gadis kecil menangis ketakutan, diselingi teriakan marah dari orang di sekitarnya. Guru itu menoleh — dan melihat putrinya sedang duduk tenang menonton televisi di ruang tamu.

Saat itu juga dia langsung mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dalam hati seakan tampak tatapan ketakutan seorang anak yang meminta pertolongan.

Tanpa banyak bertanya, dia menanyakan alamat toko buku itu — dan segera bergegas pergi.

Setibanya di sana — benar saja — dia melihat seorang gadis kecil yang wajahnya penuh air mata, berdiri gemetar, sementara para pegawai toko sedang membentaknya dengan suara keras.

Guru itu segera mendekat, merangkul sang gadis, dan dengan suara lembut berkata kepada para pegawai: “Apa pun masalahnya, bicarakan dengan saya. Saya ibunya. Tolong jangan menakuti anak ini.”

Meski para pegawai terlihat tidak senang, dia tetap membayar denda sebesar 28 yuan, lalu membawa gadis itu pulang.

Di rumah, dia membersihkan wajah dan pakaiannya, namun tidak mengajukan satu pun pertanyaan.

Sebelum gadis itu pergi, dia hanya berkata lembut: “Kalau kamu ingin membaca buku, datanglah ke rumah Tante. Tante punya banyak buku.”

Gadis kecil itu hanya menatapnya dalam-dalam — lalu berlari pergi. Sejak saat itu, dia tidak pernah muncul lagi.

Waktu berlalu begitu cepat. Bertahun-tahun terlewat — dan guru itu sudah hampir melupakan kejadian tersebut.

Sampai suatu hari — pintu rumahnya diketuk pelan. Ketika dibuka, berdirilah seorang gadis dewasa yang anggun dan cantik, membawa banyak hadiah — dengan wajah penuh kebahagiaan.

Guru itu bingung:  “Kamu mencari siapa?”

Gadis itu menahan haru — sebelum akhirnya berkata: “Tante mungkin tidak mengenali saya. Sayalah gadis kecil yang dulu… tertangkap mencuri buku. Tahun ini saya baru lulus dari salah satu universitas terbaik, dan sudah mendapat pekerjaan yang sangat baik. Selama ini, saya hanya menyimpan satu keinginan…  yaitu datang dan memanggil Tante… ‘Mama.’”

Air mata pun jatuh tanpa bisa ditahan — dari kedua belah pihak.

Guru itu lalu bertanya pelan:  “Kalau saat itu Tante tidak membantumu… apa yang kira-kira akan terjadi?”

Gadis itu menunduk dan menjawab pelan: “Saya tidak tahu pasti… tapi mungkin… saya akan melakukan sesuatu yang bodoh. Mungkin… bahkan memilih untuk mati.”

Guru itu terdiam — hatinya seperti tersentak keras.  Namun melihat gadis itu kini tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan penuh harapan — dia pun tersenyum bahagia.

Renungan

Kadang, satu niat baik kecil yang kita lakukan — tidak hanya menyelamatkan orang lain dari jurang, tetapi juga menanamkan benih kebaikan besar dalam hidup kita sendiri.

Setiap pikiran yang kita munculkan, akan menjadi benih karma dalam hati:

  • Pikiran baik → kelak berbuah kebahagiaan dan keberuntungan.
  • Pikiran jahat → kelak berbuah penderitaan dan bencana.
  • Pikiran kosong, tidak baik tidak jahat → kelak hanya berbuah kehampaan.

Seperti kata Mahaguru Huineng: “Semua ladang pahala tidak terletak di luar diri —
semuanya berasal dari dalam hati.” (jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine